Kisah Raden Wijaya Bersama Pasukan Mongol dan Madura Runtuhkan Kerajaan Kediri
Minggu, 31 Desember 2023 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Fakta Raden Wijaya, Pendiri Majapahit yang Berwibawa
Hal ini dikarenakan tahta yang sesungguhnya berada di pundak putri Kertanegara tersebut. Namun Arya Wiraraja pemimpin pasukan Madura, yang juga Adipati di Madura itu memberi nasehat ke Raden Wijaya.
Arya Wiraraja mengatakan, ia akan mengatur siasat dan akan memberi pelajaran berharga pada pasukan Mongol tersebut. Arya Wiraraja kemudian meminta pasukan Mongol untuk menjemput para putri tersebut keesokan harinya, dan dengan syarat tidak boleh membawa senjata.
Hal ini semata-mata karena permintaan putri-putri tersebut karena masih trauma akan dua peristiwa hebat yang mengguncang dirinya. Pertama, karena para putri masih terbayang peperangan hebat yang mengakibatkan ayah dan keluarga besar mereka gugur.
Alasan kedua, mereka juga baru melewati peperangan yang besar di Kediri. Melihat alasan yang rasional ini, Kau Hsing pun menerima dan baru keesokan harinya datang menjemput para putri tersebut di Desa Majapahit.
Hal ini dikarenakan tahta yang sesungguhnya berada di pundak putri Kertanegara tersebut. Namun Arya Wiraraja pemimpin pasukan Madura, yang juga Adipati di Madura itu memberi nasehat ke Raden Wijaya.
Arya Wiraraja mengatakan, ia akan mengatur siasat dan akan memberi pelajaran berharga pada pasukan Mongol tersebut. Arya Wiraraja kemudian meminta pasukan Mongol untuk menjemput para putri tersebut keesokan harinya, dan dengan syarat tidak boleh membawa senjata.
Hal ini semata-mata karena permintaan putri-putri tersebut karena masih trauma akan dua peristiwa hebat yang mengguncang dirinya. Pertama, karena para putri masih terbayang peperangan hebat yang mengakibatkan ayah dan keluarga besar mereka gugur.
Alasan kedua, mereka juga baru melewati peperangan yang besar di Kediri. Melihat alasan yang rasional ini, Kau Hsing pun menerima dan baru keesokan harinya datang menjemput para putri tersebut di Desa Majapahit.
(ams)
Lihat Juga :