Revisi Target, Retribusi Empat Pasar Tradisional di Cimahi Baru Terealisasi 49%
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:56 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya, target PAD dari sektor tersebut tahun ini adalah Rp1 miliar lebih. Tapi karena disesuaikan dengan kondisi saat ini dimana sektor pasar juga terdampak COVID-19. Sebab banyak pedagang yang sempat tidak berjualan saat COVID-19 mewabah.
"Saat COVID kan jam operaional dibatasi kemudian pedagang juga ada yang sempat tidak berjualan, jadi otomatis tidak tertagih," ucapnya. (Baca juga: Ratusan Pemuda Antusias Ikut Komcad yang Digelar Kodim 0604 Karawang)
Retribusi pasar tradisional dipungut berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Cimahi Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Retribusi Jasa Umum Pada Objek Pelayanan Retribusi Pelayanan Pasar.
Tarif retribusi dari pasar tradisional berbeda untuk setiap pasarnya, disesuaikan dengan besaran kios. Hanya sejak tahun lalu tarif retribusi mengalami kenaikan. (Baca juga: Agustus, Ribuan Penumpang KAI Bandung Jalani Rapid Tes)
"Kami optimistis target retribusi setelah direvisi itu bisa tercapai. Sekarang sudah masuk new normal dimana aktivitas perekonomian di semua pasar mulai meningkat lagi, walau belum sepenuhnya normal," pungkasnya.
"Saat COVID kan jam operaional dibatasi kemudian pedagang juga ada yang sempat tidak berjualan, jadi otomatis tidak tertagih," ucapnya. (Baca juga: Ratusan Pemuda Antusias Ikut Komcad yang Digelar Kodim 0604 Karawang)
Retribusi pasar tradisional dipungut berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Cimahi Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Retribusi Jasa Umum Pada Objek Pelayanan Retribusi Pelayanan Pasar.
Tarif retribusi dari pasar tradisional berbeda untuk setiap pasarnya, disesuaikan dengan besaran kios. Hanya sejak tahun lalu tarif retribusi mengalami kenaikan. (Baca juga: Agustus, Ribuan Penumpang KAI Bandung Jalani Rapid Tes)
"Kami optimistis target retribusi setelah direvisi itu bisa tercapai. Sekarang sudah masuk new normal dimana aktivitas perekonomian di semua pasar mulai meningkat lagi, walau belum sepenuhnya normal," pungkasnya.
(boy)
Lihat Juga :