Intelijen Keimigrasian Ikut Investigasi Kasus Penipuan WNA Iran
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya WNA Iran bernama Siavas dituduh melakukan penipuan oleh seorang pengusaha perempuan di Makassar bernama Vivi Haryono (51 tahun). Vivi dalam konfrensi persnya mengatakan, Siavash telah menipunya ratusan juta dibantu oleh seorang imigran Iran bernama Baback Kazeri.
Vivi mengungkap, Siavash memang telah berjanji untuk menikahinya pada 12 Januari 2019, akan tetapi kala Siavash justru pulang ke negaranya dan berjanji akan pulang saat pernikahan akan dilangsungkan.
Siavash pun meminta sejumlah uang, termasuk ongkos perjalanan dan biaya pembelian bibit dan bubuk Safron untuk oleh-oleh pada keluarga Sivash sebesar USD 2.400 atau setara dengan Rp35 juta.
Tak hanya itu ketika berada di negaranya, Siavash kerap meminta uang, dengan alasan ia tak mendapatkan pekerjaan sebab Iran dilanda krisis. Namun Vivi mulai curiga sebab Siavash berkali kali meminta uang. "Hampir 6-7 kali saya kirimkan. Apalagi dia mengamcam tidak akan ke Indonesia," ungkapnya.
Vivi baru mengetahui modus Siavash setelah akhirnya mendapat kiriman foto yang menunjukkan Siavash berada di Indonesia. Ia pun lantas melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Baca Lagi : Buka Kantor Imigrasi, Paspor Bakal Bisa Dibuat di Bantaeng
Vivi mengungkap, Siavash memang telah berjanji untuk menikahinya pada 12 Januari 2019, akan tetapi kala Siavash justru pulang ke negaranya dan berjanji akan pulang saat pernikahan akan dilangsungkan.
Siavash pun meminta sejumlah uang, termasuk ongkos perjalanan dan biaya pembelian bibit dan bubuk Safron untuk oleh-oleh pada keluarga Sivash sebesar USD 2.400 atau setara dengan Rp35 juta.
Tak hanya itu ketika berada di negaranya, Siavash kerap meminta uang, dengan alasan ia tak mendapatkan pekerjaan sebab Iran dilanda krisis. Namun Vivi mulai curiga sebab Siavash berkali kali meminta uang. "Hampir 6-7 kali saya kirimkan. Apalagi dia mengamcam tidak akan ke Indonesia," ungkapnya.
Vivi baru mengetahui modus Siavash setelah akhirnya mendapat kiriman foto yang menunjukkan Siavash berada di Indonesia. Ia pun lantas melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Baca Lagi : Buka Kantor Imigrasi, Paspor Bakal Bisa Dibuat di Bantaeng
(sri)
Lihat Juga :