Intelijen Keimigrasian Ikut Investigasi Kasus Penipuan WNA Iran

Senin, 10 Agustus 2020 - 07:24 WIB
loading...
Intelijen Keimigrasian...
Kabid Inteldakim Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Mirza Akbar saat melakukan wawancara pengambilan keterangan kepada Vivi seorang pengusaha yang mangaku menjadi korban penipuan. Foto : SINDOnews/Muhammad Khaidir
A A A
MAKASSAR - Bidang intelijen dan Penindakan (Inteldakim) Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel akhirnya ikut turun tangan menginvestigasi kasus penipuan yang diduga dilakukan seorang Warga Negara Asing (WNA) berpaspor Iran bernamaSiavash. Baca : Cerita Wanita Makassar Ditipu WN Iran: Batal Menikah, Uang Ratusan Juta Raib

Pengumpulan bahan keterangan puldata dan pullbaket tengah dilakukan sekaitan investigasi ini. "Ini memang ranahnya kepolisian, ini dugaan tindak pidana penipuan. Tapi kami sendiri dari Kementerian Hukum dan Ham penting juga untuk bersikap dan bertindak, sebab menyangkut Warga Negara Asing ," tukas Kabid Inteldakim Divisi Keimigrasian Kanwil Kumham Sulsel, Mirza Akbar kepada SINDOnews.

Mirza mengatakan, sebagai wisatawan, izin Siavash memang tidak ditemukan adanya masalah. Ia masuk dengan pasport dan visa resmi dan memiliki izin tinggal. Hanya saja, karena Siavash diduga melakukan tindak pidana, maka pihaknya turut melakukan pendalaman.

"Selebihnya kita juga hanya menunggu pihak kepolisian. Kalau nantinya kita mendapatkan informasi kedatangan dan mendapatkan perintah tangkap, tentu kami akan melakukannya," jelasnya, kemarin. Baca Juga : Pedagang di Makassar Ditipu Ratusan Juta, Modusnya Mirip Dimas Kanjeng

Menurut Mirza, Siavash selama ini hanya mengantongi izin kunjungan wisata. Itu dikarenakan Imigrasi sejak awal memang menerbitkan surat izin tersebut dikarenakan tidak menaruh kecurigaan pada Siavash, barulah setelah perkara ini viral di media, utamanya di media daring (online) beberapa hari lalu. Pihaknya, termasuk pimpinan mengetahui kalau ada wisatawan asal Iran yang tersangkut perkara hukum dan malah diduga melakukan penipuan.

"Kita baru tau, dan tentu saja karena itu menyangkut Warga Negara Asing, kita turun menyelidiki dan melakukan pengumpulan data dan keterangan. Apalagi inikan juga mendapat atensi pimpinan," pungkasnya.

Sebelumnya WNA Iran bernama Siavas dituduh melakukan penipuan oleh seorang pengusaha perempuan di Makassar bernama Vivi Haryono (51 tahun). Vivi dalam konfrensi persnya mengatakan, Siavash telah menipunya ratusan juta dibantu oleh seorang imigran Iran bernama Baback Kazeri.

Vivi mengungkap, Siavash memang telah berjanji untuk menikahinya pada 12 Januari 2019, akan tetapi kala Siavash justru pulang ke negaranya dan berjanji akan pulang saat pernikahan akan dilangsungkan.

Siavash pun meminta sejumlah uang, termasuk ongkos perjalanan dan biaya pembelian bibit dan bubuk Safron untuk oleh-oleh pada keluarga Sivash sebesar USD 2.400 atau setara dengan Rp35 juta.

Tak hanya itu ketika berada di negaranya, Siavash kerap meminta uang, dengan alasan ia tak mendapatkan pekerjaan sebab Iran dilanda krisis. Namun Vivi mulai curiga sebab Siavash berkali kali meminta uang. "Hampir 6-7 kali saya kirimkan. Apalagi dia mengamcam tidak akan ke Indonesia," ungkapnya.

Vivi baru mengetahui modus Siavash setelah akhirnya mendapat kiriman foto yang menunjukkan Siavash berada di Indonesia. Ia pun lantas melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Baca Lagi : Buka Kantor Imigrasi, Paspor Bakal Bisa Dibuat di Bantaeng
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved