Danyon Taifib Marinir 2 Jenguk Prajurit KKO Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi

loading...
Danyon Taifib Marinir 2 Jenguk Prajurit KKO Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi
Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Mar Letkol Marinir Sri Utomo MSi (Han) MTr Opsla menyalami Serma KKO (Purn) Samuri. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Prajurit dan Jalasenastri Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 2 Marinir mengunjungi Serma KKO (Purnawirawan) Samuri di rumahnya, di Jalan Dinoyo Tangsi Gg, 7 No. 7, Surabaya, Jawa Timur Sabtu (08/8/2020).

Serma KKO (Purn) Samuri yang sekarang berusia 83 Tahun dan terbaring dalam kondisi sakit. Saat bertugas, Serma KKO (Purn) Samuri merupakan salah satu saksi hidup pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya pada 1965. (BACA JUGA:Kasus COVID-19 Tak Kunjung Turun, Warga Jatim Digelontor 26 Juta Masker)

Selain Serma KKO (Purn) Samuri, ada juga Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw, yang saat ini juga dalam kondisi sakit di rumahnya, Muncar, Banyuwangi. (BACA JUGA:Gawat, Penularan COVID-19 di Blitar Tambah 17 Kasus Baru)

Kedatangan Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Mar Letkol Marinir Sri Utomo MSi (Han) MTr Opsla didampingi Ketua Ranting A Cabang 1 Korcab Pasmar 2 Amanda Sri Utomo, dan Kolonel Mar (Purn) Budianto beserta prajurit, dan anggota Jalasenastri Yontaifib 2 Marinir di kediaman Serma KKO (Purn) Samuri disambut oleh Munawaroh, istri Serma KKO (Purn) Samuri beserta anak dan cucunya.

Letkol Marinir Sri Utomo mengatakan, bahwa kunjungan tersebut selain mempererat silaturahmi, juga merupakan bentuk perhatian dari Korps Marinir kepada setiap prajurit. (BACA JUGA:Seorang Anak di Probolinggo Tega Usir Ayah Sendiri dari Rumah)



"Serma KKO (Purn) Samuri telah memberikan pengabdian tulus tanpa pamrih kepada Korps Marinir, TNI AL, TNI, bangsa, dan negara selama masa kedinasan," kata Letkol Marinir Sri Utomo.

Dalam kesempatan tersebut Danyon Taifib 2 Mar Letkol Marinir Sri Utomo didampingi Ketua Ranting A Cabang 1 Korcab Pasmar 2 Amanda Sri Utomo menyerahkan tali asih kepada kepada Munawaroh.

Serma KKO (Purn) Samuri yang merupakan lulusan SIPAM Angkatan IV tahun 1963, juga berbagi cerita tentang pengalamannya. Meskipun dalam kondisi sakit dan mata sudah tidak dapat melihat lagi karena usia lanjut, namun pendengaran dan daya ingatnya masih sangat baik.

Serma KKO (Purn) Samuri mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kedatangan Danyon Taifib 2 Mar Letkol Marinir Sri Utomo dan rombongan.

Dia mendoakan agar Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, para purnawirawan Intai Amfibi Marinir, beserta Jalasenastri, senantiasa diberikan berkah, kesehatan, dan kesuksesan dalam karier dan kelancaran daam segala aktivitas.



Samuri juga berpesan agar keluarga, khususnya anak dan cucunya tetap diperhatikan dan terjaga ikatan silahturahmi.

Sementara Titiek Yusfriyanti, putri pertama dari Serma KKO (Purn) Samuri, menyerahkan Biografi Serma KKO (Purn) Samuri dan buku tentang Pengangkatan Jenazah Pahlawan Revolusi pada peristiwa G 30 S/PKI di Lubang Buaya yang merupakan salah satu koleksi dari sang ayah. Titik juga mengucapkan terima kasih banyak atas segala perhatian Danyon Taifib 2 Marini kepada keluarganya.
(awd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top