Cinta Inggit Garnasih Antarkan Indonesia ke Gerbang Kemerdekaan

Minggu, 09 Agustus 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Perempuan luar biasa ini lahir hanya dengan nama Garnasih, putri pasangan Ardjipan dan Amsi. Kata Inggit di depan namanya berasal dari jumlah uang, seringgit. Diceritakan bahwa Garnasih menjadi sosok yang dikasihi teman-temannya.

Tentu saat gadis, Garnasih tercantik di antara gadis Kamasan, Banjaran kala itu. Di antara para pemuda, beredar kata-kata, "Mendapatkan senyuman Garnasih ibarat mendapat uang seringgit." Banyak pemuda jatuh hati kepada Garnasih. Itulah awal mula sebutan Inggit yang menjadi nama depannya.

Pada usia sekitar 12 tahun, Inggit Garnasih menikah dengan Nata Admadja yang menjabat patih di kantor Residen Belanda. Namun, perkawinan itu tidak lama dan berakhir dengan perpisahan.

Kemudian, Inggit menikah lagi dari H Sanusi, seorang saudagar kaya. H Sanusi merupakan tokoh organisasi perjuangan Sarekat Islam (SI) Jawa Barat dan salah satu kepercayaan Haji Omar Said (HOS) Cokroaminoto.

Menikah dengan H Sanusi membuat Inggit mengenal dunia politik dan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Saat digelar Kongres Sarekat Islam (1916), Inggit dipercaya memimpin dapur umum, mengatur, dan menerima undangan bagi seluruh perserta dari seluruh Tanah Air.

Namun bahtera rumah tangga Inggit dan H Sanusi berakhir pada 1923. Mereka bercerai dengan baik-baik.

Cinta Inggit Garnasih Antarkan Indonesia ke Gerbang Kemerdekaan

Soekarno (kiri), Inggit Garnasih (duduk), dan H Sanusi (kanan) pada 1920. Foto/Arsip Keluarga H Sanusi/Sampoer Merah

Inggit Garnasih-Soekarno dan Perjuangan
Inggit Garnasih dan Soekarno menikah pada 24 Maret 1923 di rumah orang tua Inggit, Jalan Javaveem (sekarang Jalan Viaduct), Kota Bandung. Pernikahan Inggit-Soekarno dikukuhkan dengan Soerat Keterangan Kawin No. 1138 tertanggal 24 Maret 1923 berbahasa Sunda dan bermaterai 15 sen.

Besarnya penghargaan masyarakat kepada Inggit Garnasih tak lepas dari cinta, kesetiaan, dan pengorbanannya mendampingi Soekarno yang mendapat panggilan sayang Ngkus itu, mengarungi masa-masa sulit perjuangan selama 20 tahun.

Memang, Inggit tak memanggul senjata atau ikut pergerakan perempuan yang menelurkan ide-ide perjuangan. Cinta dan kesetian Inggit di masa-masa sulit, menjadi penguat tekad Soekarno mewujudkan Indonesia merdeka.

Betapa tidak, Inggit sempat membiayai kuliah Bung Karno saat menimba ilmu di Technische Hoge School, sekarang Institut Teknologi Bandung (ITB) dan aktivitas politiknya di Perserikatan Indonesia yang lalu berubah menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI).

Inggit juga menyokong semangat dan materi saat Soekarno dijebloskan ke Lapas Sukamiskin dan Banceuy, Bandung. Sumbangsih Inggit pun mengalir saat suaminya itu menyusun pembelaan atau pleidoi di Landraad Bandung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Kisah Letkol Imam Syafiie...
Kisah Letkol Imam Syafiie Tolak Tawaran Bung Karno Jadi Komandan Cakrabirawa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved