Satu Bulan ke Depan, Jabar Diprediksi Tambah 3.000 Kasus Baru COVID-19

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 23:14 WIB
loading...
Satu Bulan ke Depan,...
Pakar Epidemiologi dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bony Wiem Lestari. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Seiring pemberlakuan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi Jawa Barat, kasus COVID-19 baru diprediksi bakal terus bermunculan. Bahkan, berdasarkan pemodelan, sekitar 3.000 kasus baru bakal muncul di Jabar hingga satu bulan ke depan.

Pakar Epidemiologi dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), Bony Wiem Lestari menjelaskan, sejak relaksasi PSBB diberlakukan 26 Juni 2020 lalu, Jabar mengalami peningkatan tren zona risiko.

Dia memaparkan, pada periode 16 Juli-19 Juli, hanya ada 3 kabupaten/kota yang masuk zona risiko sedang, sedangkan sisanya rendah. Kemudian, pada periode 20-26 Juli, zona risiko sedang meningkat menjadi 9 kabupaten/kota. (Baca: Tes COVID-19 Gencar, Jabar Target 105.000 Sampel Swab Bulan Ini)

Hingga periode tersebut, lanjut Bony, tidak ada satu pun kabupaten/kota di Jabar yang masuk zona risiko tinggi. Namun, pada periode 27 Juli-2 Agustus 2020, terdapat satu daerah di Jabar yang masuk zona resiko tinggi, yakni Kota Depok.

"Hal ini menunjukan adanya tren peningkatan zona resiko COVID-19 di kota/kabupaten di Jabar. Kelihatannya, memang ada efek dari pelonggaran (PSBB) terhadap peningkatan (status) kabupaten/kota," ungkap Bony dalam konferensi pers di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (7/8/2020).

Menurut Bony, meningkatnya tren zona risiko tersebut tak lepas dari meningkatnya angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Jabar. Hingga periode 26 Juli-2 Agustus 2020, angka Rt COVID-19 di Jabar sudah berada di angka 1,23 setelah sebelumnya berada di angka 1.05, bahkan di bawah 1 selama beberapa periode sebelumnya.

Tidak hanya itu, hingga saat ini, Jabar sudah melakukan 117.000 tes PCR. Berdasarkan hasil tes, tingkat positivity rate atau perbandingan jumlah kasus positif dan orang yang menjalani tes di Jabar pun kini masih berada di atas 5 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
Pencarian Korban Longsor...
Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dilanjutkan Hari Ini
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved