Muncul 26 Kasus Positif Baru, Pemkot Tegal Diimbau Intensifkan Tes PCR Massal
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 15:54 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Pemkot Tegal menggencarkan upaya pencegahan penularan COVID-19, salah satunya melakukan tes usap berbasis pemeriksaan reaksi rantai polimerase (PCR) secara massal.
Langkah itu dilakukan menyusul ditemukannya 26 kasus positif COVID-19 baru di wilayah itu. Ganjar mengatakan, Dinas Kesehatan Jateng sudah membantu melakukan tes PCR di berbagai daerah, antara lain di Banyumas, Wonosobo, Wonogiri, dan Jepara.
Dari tes yang dilakukan di Kota Tegal sejak 30 Juli hingga 5 Agustus 2020, tercatat sebanyak 26 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Jumlah tersebut ditemukan dari tes yang dilakukan terhadap sekitar 300 orang.
"Masih ada 200-an yang belum keluar hasilnya. Mudah-mudahan hari ini keluar dan tidak ada penambahan positif COVID-19 ĺagi. Adanya pandemi ini kita saling bantu, Pemprov akan membantu melakukan tes di daerah-daerah," kata Ganjar, Jumat (7/8/2020).
Sejak 4 Juli, Kota Tegal berstatus zona hijau tanpa penambahan kasus positif, pasien dalam pengawasan (PDP), maupun orang dalam pemantauan (ODP).
Langkah itu dilakukan menyusul ditemukannya 26 kasus positif COVID-19 baru di wilayah itu. Ganjar mengatakan, Dinas Kesehatan Jateng sudah membantu melakukan tes PCR di berbagai daerah, antara lain di Banyumas, Wonosobo, Wonogiri, dan Jepara.
Dari tes yang dilakukan di Kota Tegal sejak 30 Juli hingga 5 Agustus 2020, tercatat sebanyak 26 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Jumlah tersebut ditemukan dari tes yang dilakukan terhadap sekitar 300 orang.
"Masih ada 200-an yang belum keluar hasilnya. Mudah-mudahan hari ini keluar dan tidak ada penambahan positif COVID-19 ĺagi. Adanya pandemi ini kita saling bantu, Pemprov akan membantu melakukan tes di daerah-daerah," kata Ganjar, Jumat (7/8/2020).
Sejak 4 Juli, Kota Tegal berstatus zona hijau tanpa penambahan kasus positif, pasien dalam pengawasan (PDP), maupun orang dalam pemantauan (ODP).
Lihat Juga :