alexametrics

Kopassus-Raider Diperintahkan Buru Kelompok Bersenjata yang Buron

loading...
Kopassus-Raider Diperintahkan Buru Kelompok Bersenjata yang Buron
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa bagi prajurit TNI yang terlibat operasi pembebasan sandera dari kelompok bersenjata, Minggu 18 November 2017. Foto/Pendam Cenderawasih
A+ A-
TEMBAGAPURA - Kodam XVII/Cenderawasih belum menarik 13 anggota Kopassus, Pasukan Yonif Raider 751 dan Tontaipur Kostrad dari Kp Banti dan Kimbeli pascapembebasan sandera pada Jumat 17 November 2017 lalu. Bahkan mereka diperintahkan tetap memburu kelompok bersenjata yang melarikan diri tersebut jika tidak segera menyerahkan diri.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf M Aidi Nubic mengatakan, saat ini ke-13 anggota Kopassus, pasukan Tontaipur Kostrad yang di BKO-kan dan 30 anggota Raider masih ditempatkan di kedua lokasi tersebut.

"Kita (TNI) telah mengimbau agar kelompok bersenjata yang kabur agar menyerahkan diri baik kepada pihak TNI maupun Polri. Jika mereka menyerahkan diri secara damai tentunya akan diampuni. Saat ini satuan TNI AD yang terlibat dalam pembebasan sandera juga diperintahkan untuk tetap memburu kelompok kriminal bersenjata yang melarikan diri," kata Kol Inf M Aidi Nubic kepada SINDOnews, Senin (20/11/2017).



Menurut Kol Inf M Aidi Nubic, keberadaan pasukan TNI yang berjaga di kedua daerah tersebut untuk membackup Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban pascaevakuasi tahap kedua.

Saat ini kata Kapendam, ketiga pasukan andalan TNI tersebut baik Kopassus, Yonif Raider 751 dan Tontaipur juga dibantu 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Brigif 20/IJK.

"TNI bersinergi dengan Polri untuk memulihkan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat di Papua," tandas Kapendam.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak