Kelompok Bersenjata Tembak Mati Guru SD di Beoga Papua

Kamis, 08 April 2021 - 13:52 WIB
loading...
Kelompok Bersenjata...
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan menembak mati Oktovianus Rayo (43) guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, Kamis pagi (8/4/2021). Ilustrasi OPM/SINDOnews
A A A
BEOGA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dilaporkan menembak mati Oktovianus Rayo (43) guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, Kamis pagi (8/4/2021). Oktovianus Rayo (43) guru SD ditembak orang tak dikenal didepan rumahnya yang juga menjadi kios dagangan sekitar pukul 09.50 WIT.

Akibatnya korban yang mengalami luka tembak pada rusuk kanan dan luka sebanyak dua lubang tidak tembus akhirnya meninggal dunia.

Baca : OPM Ancam Tembaki Pesawat Sipil dan Militer serta Serang Kabupaten Paniai


Selanjutnya para tokoh agama atau pendeta dan guru lainya langsung membawa korban dari TKP lalu korban ditandu dan dibawa ke Puskesmas Beoga guna tindakan selanjutnya untuk dilakukan visum.

Sementara dalam laporannya Kapolsek Beoga, Ipda Ali Akbar mengatakan, korban merupakan warga sipil. Insiden penembakan ini terjadi pada Kamis (8/4/2021) pukul 09.50 WIT.

Pelakunya sementara masih dalam penyelidikan kepolisian. Jenazah korban saat ini masih berada di Puskesmas Beoga

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengaku mendapat informasi soal adanya penembakan terhadap warga sipil yang menyebabkan korban tewas di Distrik Beoga, Papua.

Baca juga : Komandan OPM Wilayah Kosiwo Kepulauan Yapen Serahkan Diri Berikut Senjata Api


"Ya untuk keterangan lebih lanjut saya coba cek ke lapangan ya," kata Kolonel Czi IGN Suriastawa.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Berita Terkini
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved