Upaya Pemadaman Kebakaran Gunung Panderman Terkendala Medan dan Material Pohon Pinus
Kamis, 23 November 2023 - 15:10 WIB
loading...
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lereng Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur, sejak Selasa (21/11/2023) hingga kini tak kunjung padam. Foto/Ist
A
A
A
KOTA BATU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lereng Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur, sejak Selasa (21/11/2023) hingga kini tak kunjung padam. Tim gabungan masih berupaya memadamkan api hingga Kamis (23/11/2023).
Sebanyak 50 personel diterjunkan guna memadamkan api secara manual serta dengan cara membuat sekat bakar. Dari laporan yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, saat ini kebakaran sudah dapat dikendalikan meski masih terdapat titik api.
Petugas Pusdalops BPBD Kota Batu Maulana Purba mengatakan, pemadaman memang masih mengalami beberapa kendala seperti medan yang terjal dan titik api yang berada di lokasi sulit dijangkau. Kendati demikian, tim gabungan akan terus berupaya memadamkan dengan membagi kelompok ke tiga titik.
"Kendala kondisi medan yang terjal, serta material pohon Pinus yang ada getah karetnya sehingga membuat awet terbakar. Pemadaman dilanjutkan dengan pemberangkatan dari Pacuan Kuda mega Star, Desa Oro-Oro Ombo dan pos pendakian, tim dibagi menjadi tiga titik," ungkap Maulana dalam keterangan resminya, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Personel Tambahan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Gunung Panderman
Sebanyak 50 personel diterjunkan guna memadamkan api secara manual serta dengan cara membuat sekat bakar. Dari laporan yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, saat ini kebakaran sudah dapat dikendalikan meski masih terdapat titik api.
Petugas Pusdalops BPBD Kota Batu Maulana Purba mengatakan, pemadaman memang masih mengalami beberapa kendala seperti medan yang terjal dan titik api yang berada di lokasi sulit dijangkau. Kendati demikian, tim gabungan akan terus berupaya memadamkan dengan membagi kelompok ke tiga titik.
"Kendala kondisi medan yang terjal, serta material pohon Pinus yang ada getah karetnya sehingga membuat awet terbakar. Pemadaman dilanjutkan dengan pemberangkatan dari Pacuan Kuda mega Star, Desa Oro-Oro Ombo dan pos pendakian, tim dibagi menjadi tiga titik," ungkap Maulana dalam keterangan resminya, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Personel Tambahan Dikerahkan Padamkan Karhutla di Gunung Panderman
Lihat Juga :