Kesaktian Aman Dimot, Pejuang Aceh yang Tetap Hidup Meski Dilindas Tank

Rabu, 22 November 2023 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Di balik keberanian dan ketangguhan jiwanya, Aman Dimot, juga merupakan sosok yang taat beribadah dan memiliki ilmu kebal (tahan senjata tajam dan peluru). Kelebihan yang dianugerahkan Tuhan ini, kerap membuat musuh yang dihadapinya ciut.

Aman Dimot bersama pang-pang (panglima) lainnya asal Gayo, pada 1947 menyerbu Belanda ke Sumatera Timur. Di mana pada saat itu, Batang Serangan, Langkat, sudah terlebih dahulu dikuasai oleh pasukan Belanda.

Untuk menghadapi Belanda, pasukan Panglima Abu Bakar Aman Dimot bergabung dengan pasukan pejuang setempat menyerang Batang Serangan, dan Rumah Sakit Umum Batang Serangan, yang sudah dijadikan markas militer Belanda.

Dalam penyerangan tersebut, pasukan pejuang menjadi terdesak karena pasukan musuh mengerahkan berbagai senjata berat, termasuk tank. Melihat pertempuran yang tak imbang, pasukan pejuang mengundurkan diri untuk mengatur ulang strategi.

Baca juga: Viral! Pemotor Berjatuhan di Jalan Sudirman Medan Akibat Licin, Ini Kata Bobby Nasution

Pilihan lain diambil Panglima Abu Bakar Aman Dimot. Dia bersama dua orang temannya, tidak mau mengundurkan diri dan terus maju mendekati markas militer Belanda. Ketika tengah malam dia nekat menerobos markas militer Belanda hanya dengan menggunakan pedangnya.

Pertempuran sengit di dalam markas militer Belanda, tak dapat dielakkan. Panglima Abu Bakar Aman Dimot dengan kelincahannya dalam bermain pedang, membuat kacau balau pasukan musuh dan dapat meloloskan dalam peristiwa tersebut, sementara kedua temannya gugur.

Panglima Abu Bakar Aman Dimot hanya mengalami luka-luka ringan, usai melakukan serangan maut di markas militer Belanda. Pasukan Belanda terpaksa mengosongkan markas tersebut, karena serangan yang terus-menerus dilakukan oleh pasukan pejuang.

Sekembalinya ke Aceh Tengah, Tgk Ilyas Leubeu, kemudian membentuk barisan Bagura (gurilla). Pasukan Aman Dimot ikut bergabung. Di bawah intruksi Divisi Teuku Chik Di Tiro, pejuang Bagura dari Gayo itu diarahkan menuju Tanah Karo pada 1949. Di mana Belanda melancarkan agresi ke II.

Kiprah perjuangan Aman Dimot, teruji saat Agresi Militer Belanda tersebut. Di mana Belanda bergerak memperluas serangan dari Medan, ke Langkat dan Tanah Karo, menuju Aceh. Pasukan yang dipimpin oleh Tgk Ilyas Lebe, tempat Aman Dimot bergabung di dalamnya, bermaksud menghadang laju pasukan Belanda untuk mempertahankan wilayah Sumatra Timur.

Baca juga: 2 Tewas dan 6 Luka Parah Akibat Longsor di Humbang Hasundutan

Mereka dibagi atas empat kelompok, yaitu Barisan Berani Mati, Barisan Jibaku, TRI dan Pasukan Berkuda. Masing-masing bertugas sebagai penyerang pertama, penyerang kedua pengepung, dan penembak, serta pengangkut perbakalan dan amnisme.

Atas perintah Komandan Resimen Devisi Tgk Tejik Di Tiro, serta dengan persetujuan Gubernur Militer Aceh, Langkat dan Tanah Karo, Bagura bergerak menuju Font Tanah Karo pada hari Rabu di bulan Mei 1949, melalui rute Takengon-Blangkejeren dan Kutacane sejauh 265 km dengan berjalan kaki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rekomendasi
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved