Kapolda Metro Jaya Kelahiran Jawa Timur, Nomor 2 Pernah Jabat Kapolri
Sabtu, 11 November 2023 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Daruri kemudian melantik Timur Pradopo menjadi Kabaharkam Polri. Bintang di pundaknya pun langsung berubah dari 2 menjadi 3 atau Komisaris Jenderal (Komjen). Tapi, Timur Pradopo hanya menjabat Kabaharkam Polri dari 7– 22 Oktober 2010.
Kala itu Timur Pradopo dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi calon Kapolri setelah terjadi jalan buntu pencalonan Komjen Pol Nanan Soekarna (Irwasum Polri) dan Komjen Pol Imam Sudjarwo (Kalemdiklat Polri).
Pengajuan Timur Pradopo menjadi jalan keluar dari deadlock bursa calon Kapolri yang bergulir hampir satu bulan pada 2010 silam. Pada 19 Oktober 2010, Timur Pradopo disahkan sebagai Kapolri dalam Sidang Paripurna DPR.
Timur Pradopo kemudian dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun. Timur Pradopo dilantik menjadi Kapolri pada 22 Oktober 2010 oleh Presiden SBY di Istana Negara.
Timur Pradopo menjabat Kapolri hingga 25 Oktober 2013. Ia lalu pensiun pada 1 Februari 2014. Timur Pradopo menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Staf Administrasi dan Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (2001), Sekolah Staf Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (1996), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (1989) dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1978). Sebelum pensiun, Timur Pradopo sudah malang melintang di kepolisian dengan berbagai jabatan strategis.
Ia pernah menduduki jabatan Wakapolres Tangerang, Kabag Jianmas Lantas Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Barat (1997-1999), Kapolres Metro Jakarta Pusat (1999-2000), Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Kepolisian Daerah (Kapuskodal Ops Polda) Jawa Barat (2000).
Kemudian, menjabat Kepala Satuan dan Kemahasiswaan Pendidikan dan Pelatihan Akademi Kepolisian (2002), Inspektur Pengawas Daerah Polda Bali (2004-2005), Kapolres Banten (2005-2008), Kepala Balai Diklat Polri Perwira (2008), Kapolda Jawa Barat (2008-2010), Kapolda Metro Jaya (2010).
Kabid Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (2010), dan Kapolri (2010-2013). Timur Pradopo memulai karier sebagai Perwira Samapta Poltabes Semarang, Perwira Operasi Satuan Lalu Lintas Semarang, Kepala Seksi Operasi Poltabes Semarang, Kapolsekta Semarang Timur, Kabag Lantas Polwil Kedu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, dan Kapolsek Metro Sawah Besar.
Kala itu Timur Pradopo dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi calon Kapolri setelah terjadi jalan buntu pencalonan Komjen Pol Nanan Soekarna (Irwasum Polri) dan Komjen Pol Imam Sudjarwo (Kalemdiklat Polri).
Pengajuan Timur Pradopo menjadi jalan keluar dari deadlock bursa calon Kapolri yang bergulir hampir satu bulan pada 2010 silam. Pada 19 Oktober 2010, Timur Pradopo disahkan sebagai Kapolri dalam Sidang Paripurna DPR.
Timur Pradopo kemudian dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri yang memasuki masa pensiun. Timur Pradopo dilantik menjadi Kapolri pada 22 Oktober 2010 oleh Presiden SBY di Istana Negara.
Timur Pradopo menjabat Kapolri hingga 25 Oktober 2013. Ia lalu pensiun pada 1 Februari 2014. Timur Pradopo menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Staf Administrasi dan Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (2001), Sekolah Staf Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (1996), Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (1989) dan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1978). Sebelum pensiun, Timur Pradopo sudah malang melintang di kepolisian dengan berbagai jabatan strategis.
Ia pernah menduduki jabatan Wakapolres Tangerang, Kabag Jianmas Lantas Polda Metro Jaya, Kapolres Metro Jakarta Barat (1997-1999), Kapolres Metro Jakarta Pusat (1999-2000), Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Operasi Kepolisian Daerah (Kapuskodal Ops Polda) Jawa Barat (2000).
Kemudian, menjabat Kepala Satuan dan Kemahasiswaan Pendidikan dan Pelatihan Akademi Kepolisian (2002), Inspektur Pengawas Daerah Polda Bali (2004-2005), Kapolres Banten (2005-2008), Kepala Balai Diklat Polri Perwira (2008), Kapolda Jawa Barat (2008-2010), Kapolda Metro Jaya (2010).
Kabid Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (2010), dan Kapolri (2010-2013). Timur Pradopo memulai karier sebagai Perwira Samapta Poltabes Semarang, Perwira Operasi Satuan Lalu Lintas Semarang, Kepala Seksi Operasi Poltabes Semarang, Kapolsekta Semarang Timur, Kabag Lantas Polwil Kedu, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, dan Kapolsek Metro Sawah Besar.
(hab)
Lihat Juga :