Menko PMK Minta Para Santri di Musi Banyuasin Wajib Memiliki Empat Unsur Ini
Kamis, 09 November 2023 - 21:48 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy menghadiri Pidato Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Negeri di Stable Berkuda Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Foto/Ist
A
A
A
MUSI BANYUASIN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan seorang santri wajib memiliki empat unsur, yakni sehat, cerdas, kuat, dan berakhlakul kharimah.
"Saya yakin para santri di sini memiliki budi pekerti yang baik dan berakhlakul karimah, tetapi itu saja tidak cukup untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan pada tahun 2045. Para santri juga harus sehat, cerdas, dan kuat," ucap Muhadjir saat memberikan sambutan pada acara Pidato Kebangsaan dan Do'a Bersama untuk Negeri di Stable Berkuda Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (8/11/2023).
Baca juga: Muhadjir Effendy Minta Pemda Majukan Pondok Pesantren dan Santri
Muhadjir menyebut, sehat di sini adalah pondok-pondok pesantren harus mengutamakan kesehatan para santrinya mulai dari cara hidup hingga kondisi lingkungan dimana nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing.
"Yang kedua cerdas, kita tidak mungkin akan menghasilkan SDM unggul tanpa kecerdasan yang tinggi, pesantren diharapkan dapat membentuk para santrinya menjadi anak-anak yang cerdas," tuturnya.
"Saya yakin para santri di sini memiliki budi pekerti yang baik dan berakhlakul karimah, tetapi itu saja tidak cukup untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan pada tahun 2045. Para santri juga harus sehat, cerdas, dan kuat," ucap Muhadjir saat memberikan sambutan pada acara Pidato Kebangsaan dan Do'a Bersama untuk Negeri di Stable Berkuda Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (8/11/2023).
Baca juga: Muhadjir Effendy Minta Pemda Majukan Pondok Pesantren dan Santri
Muhadjir menyebut, sehat di sini adalah pondok-pondok pesantren harus mengutamakan kesehatan para santrinya mulai dari cara hidup hingga kondisi lingkungan dimana nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing.
"Yang kedua cerdas, kita tidak mungkin akan menghasilkan SDM unggul tanpa kecerdasan yang tinggi, pesantren diharapkan dapat membentuk para santrinya menjadi anak-anak yang cerdas," tuturnya.
Lihat Juga :