163 Pasang Calon Pengantin Sudah Daftar Nikah di Maros
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, pembagian lokasi ini juga dimaksudkan untuk mempermudah mobilitas catin terutama bagi mereka yang akan menikah sebelum tanggal 9 Agustus.
"Kebiasaan di masyarakat jika sudah mendekati hari 'H', pasangan sudah mulai disibukkan dengan berbagai persiapan acara pesta sehingga sangat terbatas waktu dan mobilitasnya. Dengan melaksanakan di KUA Masing-masing, diharapkan pasangan catin tetap antusias mengikuti bimwin," tambahnya.
Kepala Kantor Kemenag Maros Muhammad Tonang, meminta kepada seluruh jajarannya baik kepala seksi, kepala KUA Kecamatan dan Kepala Madrasah untuk terlibat langsung dalam pencegahan COVID-19 terintegrasi dengan berbagai program yang ada di masing-masing satker. Saat membuka acara, Muhammad Tonang berpesan kepada seluruh pasangan calon pengantin agar nantinya dalam menjalani bahtera rumah tangga memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dan menjalankan dengan penuh amanah karena pernikahan adalah perintah dan bernilai ibadah.
"Bagi masyarakat Bugis-Makassar, bulan haji Dzulhijjah termasuk satu bulan yang banyak dipilih untuk menyelenggarakan pernikahan. Pada bulan ini utamanya setelah hari raya Idul Adha, ada lonjakan jumlah peristiwa nikah di KUA jika dibanding dengan bulan-bulan lain. Meski dimasa pandemi, namun banyak juga pasangan yang tetap ingin melangsungkan pernikahan," terangnya.
Baca Juga: Pria 44 Tahun Nikahi Gadis 12 Tahun di Pinrang, Lamaran Sempat Ditolak 2 Kali
"Kebiasaan di masyarakat jika sudah mendekati hari 'H', pasangan sudah mulai disibukkan dengan berbagai persiapan acara pesta sehingga sangat terbatas waktu dan mobilitasnya. Dengan melaksanakan di KUA Masing-masing, diharapkan pasangan catin tetap antusias mengikuti bimwin," tambahnya.
Kepala Kantor Kemenag Maros Muhammad Tonang, meminta kepada seluruh jajarannya baik kepala seksi, kepala KUA Kecamatan dan Kepala Madrasah untuk terlibat langsung dalam pencegahan COVID-19 terintegrasi dengan berbagai program yang ada di masing-masing satker. Saat membuka acara, Muhammad Tonang berpesan kepada seluruh pasangan calon pengantin agar nantinya dalam menjalani bahtera rumah tangga memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dan menjalankan dengan penuh amanah karena pernikahan adalah perintah dan bernilai ibadah.
"Bagi masyarakat Bugis-Makassar, bulan haji Dzulhijjah termasuk satu bulan yang banyak dipilih untuk menyelenggarakan pernikahan. Pada bulan ini utamanya setelah hari raya Idul Adha, ada lonjakan jumlah peristiwa nikah di KUA jika dibanding dengan bulan-bulan lain. Meski dimasa pandemi, namun banyak juga pasangan yang tetap ingin melangsungkan pernikahan," terangnya.
Baca Juga: Pria 44 Tahun Nikahi Gadis 12 Tahun di Pinrang, Lamaran Sempat Ditolak 2 Kali
(agn)
Lihat Juga :