163 Pasang Calon Pengantin Sudah Daftar Nikah di Maros
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:43 WIB
loading...
163 Pasang Calon Pengantin di Maros sudah lakukan daftar untuk menikah. Foto: Ilustrasi
A
A
A
MAROS - Kementerian Agama (Kemenag) Maros menggelar bimbingan perkawinan (bimwin), bagi 163 pasang calon pengantin (catin). Pelaksanaan bimbingan kawin ini dilakukan selama 10 hari berturut-turut, dimulai Rabu ini (05/08/2020).
Pelaksanaan bimwin digelar di tiga lokasi berbeda yakni di Aula Kemenag Lama, KUA Kecamatan Maros Baru dan KUA Kecamatan Lau. Tercatat, sebanyak 125 pasang catin dibagi dalam lima angkatan. Setiap angkatan diikuti 25 pasangan catin dan berlangsung selama dua hari.
Baca Juga: Pembayaran Biaya Nikah di Maros Kini Bisa Menggunakan EDC
"Lima angkatan secara berturut-turut dengan alokasi waktu selama 10 hari, dilaksanakan di Aula Kemenag lama. Sementara itu bimwin di KUA Maros Baru diikuti sebanyak 22 pasang catin dan di KUA Kecamatan Lau sebanyak 16 pasang catin masing-masing selama dua hari," jelas Humas Kemenag, Dafa.
Dia melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan terpisah juga dengan jumlah terbatas dengan mempertimbangkan aspek kapasitas ruangan agar bisa menerapkan physical distancing atau jaga jarak. Masing-masing peserta dibagikan masker dan disiapkan cuci tangan serta tempat duduk diatur berjarak.
Pelaksanaan bimwin digelar di tiga lokasi berbeda yakni di Aula Kemenag Lama, KUA Kecamatan Maros Baru dan KUA Kecamatan Lau. Tercatat, sebanyak 125 pasang catin dibagi dalam lima angkatan. Setiap angkatan diikuti 25 pasangan catin dan berlangsung selama dua hari.
Baca Juga: Pembayaran Biaya Nikah di Maros Kini Bisa Menggunakan EDC
"Lima angkatan secara berturut-turut dengan alokasi waktu selama 10 hari, dilaksanakan di Aula Kemenag lama. Sementara itu bimwin di KUA Maros Baru diikuti sebanyak 22 pasang catin dan di KUA Kecamatan Lau sebanyak 16 pasang catin masing-masing selama dua hari," jelas Humas Kemenag, Dafa.
Dia melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan terpisah juga dengan jumlah terbatas dengan mempertimbangkan aspek kapasitas ruangan agar bisa menerapkan physical distancing atau jaga jarak. Masing-masing peserta dibagikan masker dan disiapkan cuci tangan serta tempat duduk diatur berjarak.
Lihat Juga :