Setelah Lockdown, 225 ASN Blitar Jalani Swab Test Massal

loading...
Setelah Lockdown, 225 ASN Blitar Jalani Swab Test Massal
Ilustrasi tes swab.Foto/dok
BLITAR - Sebanyak 225 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan dan Sekretariat Pemkab Blitar Rabu ini (5/8) menjalani swab test COVID-19. Pemeriksaan massal dilakukan menyusul adanya kasus positif COVID-19 di Dinas Kesehatan dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (dulu Humas dan Protokol).

"Jumlah yang melakukan swab pada hari ini 225 orang, "ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Rabu (5/8/2020). Empat orang ASN di Bagian Protokol dan Komunikasi dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa malam (4/8).

Para pegawai dibawah naungan Sekretariat Pemkab Blitar tersebut diduga terpapar COVID-19 dari pasien positif di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar. Pada saat yang sama salah seorang pegawai di Dinas Kesehatan juga dinyatakan positif COVID-19.

(Baca juga:Pegawai Positif COVID-19, Dinkes Blitar di-Lockdown)



Hanya saja saat ini belum diketahui dari mana yang bersangkutan bisa terpapar COVID-19. Menurut Krisna Yekti, begitu didapati kasus positif COVID-19, kedua kantor langsung dilockdown. Mulai Kamis (6/8/2020) semua pegawai diharuskan berada di rumah dan akan kembali bekerja mulai Senin depan (10/8)/2020).

"Untuk pencegahan penyebaran, dilockdown (Dinkes dan Sekretariat), "kata Krisna Yekti. Dari tracing sementara di lingkungan dinkes serta Bagian Protokol dan Komunikasi, diketahui ada 225 ASN yang telah berkontak erat dengan pasien.

Semuanya langsung diwajibkan menjalani swab test yang digelar massal. Sementara selama berlangsung lockdown, petugas medis kata Krisna Yekti melakukan penyemprotan desinfektan di kedua kantor. "Dilakukan penyemprotan desinfektan, " tambah Krisna Yekti.



(Baca juga:Viral, Rebutan Lahan Mengemis Anjal dan Gepeng Tawuran)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani mengatakan, ada 80 pegawai dinkes yang diminta berada di rumah selama lockdown. Namun kendati demikian ada tiga pegawai yang tetap mengantor khusus menangani pelayanan administrasi.

"Kebetulan pegawai ini sebelumnya bekerja di belakang. Jadinya aman, "ujar Kuspardani. Sementara terkait empat orang pegawai di Bagian Protokol dan Komunikasi positif COVID-19 dan satu orang pegawai dinkes, menurut Kuspardani semuanya telah menjalani isolasi.

Semuanya dalam kondisi sehat. Karenanya petugas mengkategorikan mereka sebagai orang tanpa gejala (OTG). "Semuanya telah diisolasi, "terang Kuspardani. Tercatat hingga 4 Agustus 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar secara akumulatif sebanyak 207 kasus. Perinciannya, 12 orang meninggal dunia, 127 orang sembuh dan 80 orang masih menjalani observasi.
(msd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top