Heboh, 50 Emak-emak di Karawang Tertipu Arisan Bodong hingga Rp1,9 Miliar
Senin, 30 Oktober 2023 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Tersangka sempat kabur ke Bogor, namun ditangkap saat kembali ke Karawang.
"Tersangka balik lagi ke Karawang untuk mengurus sesuatu, tapi berhasil kami ketahui keberadaannya dan ;angsung kami tangkap. Tersangka saat ini sudah mendekam dalam tahanan," kata Wirdhanto didampingi Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Abdul Jalil, Senin (30/10/2023).
Baca juga: Wanita-wanita Cantik Gegerkan Pernikahan Pelaku Arisan Bodong, Tuntut Uang Dikembalikan
Menurut Wirdhanto, tersangka berhasil mengelabui puluhan emak-emak dengan modus arisan bodong dengan konsep get. Korban yang mengikuti arisan bisa memilih sesuai get yang dipilih dari Rp3 juta hingga Rp300 juta.
Peserta arisan akan mendapat uang dua kali lipat dari get yang dipilih berdasarkan waktu yang ditentukan.
"Korban diiming-imingi mendapat uang berkali kali lipat jika mengikuti arisan sesuai get yang dipilih. Karena tergiur mendapat uang banyak korban akhirnya tergiur dan mengikuti arisan tersebut," ungkapnya.
Wirdhanto mengatakan, pada awal arisan sejumlah peserta arisan mendapat keuntungan dari tersangka. Namun setelah peserta bertambah banyak tersangka tidak bisa lagi mengelola uang hingga banyak peserta arisan tidak bisa dibayar meski sudah dapat arisan.
"Tersangka balik lagi ke Karawang untuk mengurus sesuatu, tapi berhasil kami ketahui keberadaannya dan ;angsung kami tangkap. Tersangka saat ini sudah mendekam dalam tahanan," kata Wirdhanto didampingi Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Abdul Jalil, Senin (30/10/2023).
Baca juga: Wanita-wanita Cantik Gegerkan Pernikahan Pelaku Arisan Bodong, Tuntut Uang Dikembalikan
Menurut Wirdhanto, tersangka berhasil mengelabui puluhan emak-emak dengan modus arisan bodong dengan konsep get. Korban yang mengikuti arisan bisa memilih sesuai get yang dipilih dari Rp3 juta hingga Rp300 juta.
Peserta arisan akan mendapat uang dua kali lipat dari get yang dipilih berdasarkan waktu yang ditentukan.
"Korban diiming-imingi mendapat uang berkali kali lipat jika mengikuti arisan sesuai get yang dipilih. Karena tergiur mendapat uang banyak korban akhirnya tergiur dan mengikuti arisan tersebut," ungkapnya.
Wirdhanto mengatakan, pada awal arisan sejumlah peserta arisan mendapat keuntungan dari tersangka. Namun setelah peserta bertambah banyak tersangka tidak bisa lagi mengelola uang hingga banyak peserta arisan tidak bisa dibayar meski sudah dapat arisan.
Lihat Juga :