alexa snippet

Kekeringan di Karawang Meluas, Lima Kecamatan Krisis Air Bersih

Kekeringan di Karawang Meluas, Lima Kecamatan Krisis Air Bersih
Bantuan air bersih. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
KARAWANG - Krisis air bersih melanda lima kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Minimnya sumber air di Kecamatan Tegalwaru, Kecamatan Ciampel, Kecamatan Pangkalan, Kecamatan Telukjambe Barat, dan Kecamatan Telukjambe Timur itu, telah memperparah keadaan saat musim kemarau yang sudah terjadi beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, sedikitnya terdapat 23.000 warga di lima kecamatan itu yang kini harus terdampak dari krisis air bersih ini. Mereka harus benar-benar menghemat  penggunaan air, terutama untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).  

"Kami sudah melaporkan kondisi seperti ini ke Pemprov Jabar, karena kekeringan sudah semakin meluas di Karawang," ungkap Kepala BPBD Karawang Banuara Nadeak, Senin (11/9/2017).

Menurut dia, kelima kecamatan tersebut merupakan wilayah yang berada di dataran tinggi. Krisis air bersih di kecamatan itu tidaklah merata, tapi tersebar di beberapa titik. Meski demikian, sudah begitu banyak warga yang terdampak.

Pemerintah setempat belum menaikkan status bencana kekeringan dengan alasan belum berdampak terlalu besar. "Kami masih menyatakan status siaga darurat. Kalau darurat bencana belum kita tentukan," kata dia.

Untuk penanganan, pihak BPBD akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi infrastruktur, guna melakukan pipanisasi pada sejumlah wilayah kekeringan.

"Besok akan buat surat ke instansi PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), agar mereka membantu pipanisasi. Pemasangan pipa ini akan dilakukan dengan mencari titik mata air yang nantinya menghubungkan dengan permukiman, supaya warga tidak terlalu jauh ke sumber air," katanya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top