Kisah Pangeran Diponegoro Bertengkar dengan Teman Semasa Kecilnya Gegara Minuman Anggur Merah
Selasa, 24 Oktober 2023 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
"Pangeran Diponegoro marah karena sudah tahu haram, kemudian dilarang agama, kok masih disodor - sodorkan, diingatkan kok dituangkan, kemudian beliau jogo meneng berdiam diri," tuturnya.
Tak berselang lama, tiba-tiba kursi terbuat dari kayu jati yang diduduki oleh sang pangeran dilemparkan ke arah Patih Danurejo 3. Kursi yang berat dan besar itu lantas mengenai sang patih, tetapi karena kedua orang itu memiliki kesaktian, kursi itu sama sekali tidak melukai Patih Danurejo 3.
"Patih Danurejo ini bukan orang kosongan, artinya sakti, yang ngelempar sakti yang dilempar orang sakti juga. Jadi nggak begitu pengaruh, cuma malunya tujuh turunan, hal itu membuat semakin benci Patih Danurejo 3 ke pangeran Diponegoro," kata dia.
Pandu juga menyangsikan kebiasaan Pangeran Diponegoro meminum anggur sebagaimana Peter Carey pernah menulis di bukunya. Sebab berdasarkan peristiwa di acara pertunangan anak Residen Belanda di Yogyakarta saja, sang pangeran menolak meminum anggur merah.
Namun ia menyatakan, pernah membaca buku Peter Carey yang isinya sang pangeran meminum anggur putih. Saat itu konon Pangeran Diponegoro pasca ditangkap dan diasingkan oleh Belanda dari Batavia menuju Manado.
Tak berselang lama, tiba-tiba kursi terbuat dari kayu jati yang diduduki oleh sang pangeran dilemparkan ke arah Patih Danurejo 3. Kursi yang berat dan besar itu lantas mengenai sang patih, tetapi karena kedua orang itu memiliki kesaktian, kursi itu sama sekali tidak melukai Patih Danurejo 3.
"Patih Danurejo ini bukan orang kosongan, artinya sakti, yang ngelempar sakti yang dilempar orang sakti juga. Jadi nggak begitu pengaruh, cuma malunya tujuh turunan, hal itu membuat semakin benci Patih Danurejo 3 ke pangeran Diponegoro," kata dia.
Pandu juga menyangsikan kebiasaan Pangeran Diponegoro meminum anggur sebagaimana Peter Carey pernah menulis di bukunya. Sebab berdasarkan peristiwa di acara pertunangan anak Residen Belanda di Yogyakarta saja, sang pangeran menolak meminum anggur merah.
Namun ia menyatakan, pernah membaca buku Peter Carey yang isinya sang pangeran meminum anggur putih. Saat itu konon Pangeran Diponegoro pasca ditangkap dan diasingkan oleh Belanda dari Batavia menuju Manado.
Lihat Juga :