Kisah Raja Majapahit Bak Fir'aun Pernah Perintahkan Habisi Bayi selama Sewindu
Minggu, 22 Oktober 2023 - 06:28 WIB
loading...
A
A
A
Ketika melihat keris terhunus siap untuk ditikam, Nyi Buhut Masahar jatuh pingsan. Karena cintanya kepada istrinya, Bondan Kejawan tidak jadi dibunuh. Ki Masahar terpaksa berdusta kepada sang prabu, Bondan Kejawan dirahasiakan. Ki Juru Sawah Masahar setiap habis musim panen menyerahkan hasil sawah kepada sang Prabu Majapahit.
Karena hasil padi terlalu banyak, padi itu dipikul oleh banyak orang. Pada suatu waktu, ketika Ki Juru Masahar berangkat ke Majapahit mengantar orang-orang yang memikul padi, Bondan Kejawan ingin ikut serta di luar pengetahuan bapak angkatnya.
Penyerahan hasil padi telah diserahkan kepada sang prabu dan diterima oleh para pembesar yang ditugaskan. Sementara itu, Bondan Kejawan menuju tempat gamelan Sekar Dalima, hadiah dari Raja Campa.
Bondan Kejawan bermain gamelan Sekar Dalima, sedangkan gamelan Sekar Dalima adalah gamelan pusaka yang tidak boleh dimainkan oleh sembarang orang. Gamelan tersebut hanya dimainkan di waktu-waktu tertentu saja.
Sontak bunyi gamelan itu membuat terkejut orang banyak. Sang Prabu Brawijaya segera memberikan perintah untuk memeriksa siapa yang berani memainkan ganelan Sekar Dalima itu. Ketika Bondan Kejawan ditangkap dan ditanya siapa nama dan dari mana asalnya, ia mengaku bahwa ia adalah anak Ki Masahar, juru sawah.
Karena hasil padi terlalu banyak, padi itu dipikul oleh banyak orang. Pada suatu waktu, ketika Ki Juru Masahar berangkat ke Majapahit mengantar orang-orang yang memikul padi, Bondan Kejawan ingin ikut serta di luar pengetahuan bapak angkatnya.
Penyerahan hasil padi telah diserahkan kepada sang prabu dan diterima oleh para pembesar yang ditugaskan. Sementara itu, Bondan Kejawan menuju tempat gamelan Sekar Dalima, hadiah dari Raja Campa.
Bondan Kejawan bermain gamelan Sekar Dalima, sedangkan gamelan Sekar Dalima adalah gamelan pusaka yang tidak boleh dimainkan oleh sembarang orang. Gamelan tersebut hanya dimainkan di waktu-waktu tertentu saja.
Sontak bunyi gamelan itu membuat terkejut orang banyak. Sang Prabu Brawijaya segera memberikan perintah untuk memeriksa siapa yang berani memainkan ganelan Sekar Dalima itu. Ketika Bondan Kejawan ditangkap dan ditanya siapa nama dan dari mana asalnya, ia mengaku bahwa ia adalah anak Ki Masahar, juru sawah.
Lihat Juga :