Dua Rencana Kemenag Lubuklinggau Soal Ibadah Haji 2020
Kamis, 30 April 2020 - 09:40 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Boy Isk
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau H Azhari Rahard mengatakan, sampai saat ini belum ada pemberitahuan lebih lanjut terkait pembatalan atau pembatasan ibadah haji tahun 2020.
“Tapi, kita berharap akhir bulan ini (April) atau paling lambat awal bulan Mei itu sudah ada kepastian. Kalau kita lihat salat tarawih di Madinah dan Mekkah itu sudah dibuka oleh Raja Salman, saya punya keyakinan haji itu insha Allah berjalan,” ungkapnya H Azhari, Kamis (30/4/2020).
Untuk pasti berangkat atau tidak, lanjutnya, Kemenag pusat ada dua skenario yang diambil. Pertama, sama-sama berdoa agar haji tahun ini berangkat.
Kedua, kalaupun tidak berangkat seluruh uang yang telah disetor, bagi jamaah yang ingin mengambil akan dikembalikan.
Jumlah Peserta Haji 2020 untuk Kota Lubuklinggau kurang lebih 215 jamaah dan sekitar 30 jamaah yang belum melunasi biaya haji.
“Tapi, kita berharap akhir bulan ini (April) atau paling lambat awal bulan Mei itu sudah ada kepastian. Kalau kita lihat salat tarawih di Madinah dan Mekkah itu sudah dibuka oleh Raja Salman, saya punya keyakinan haji itu insha Allah berjalan,” ungkapnya H Azhari, Kamis (30/4/2020).
Untuk pasti berangkat atau tidak, lanjutnya, Kemenag pusat ada dua skenario yang diambil. Pertama, sama-sama berdoa agar haji tahun ini berangkat.
Kedua, kalaupun tidak berangkat seluruh uang yang telah disetor, bagi jamaah yang ingin mengambil akan dikembalikan.
Jumlah Peserta Haji 2020 untuk Kota Lubuklinggau kurang lebih 215 jamaah dan sekitar 30 jamaah yang belum melunasi biaya haji.
Lihat Juga :