Cerita Haru Muhtaram, Kakek Pengembala Sapi Asal Bangkalan Pergi Haji Tahun Ini
Selasa, 21 Mei 2024 - 11:13 WIB
loading...
Muhtaram, seorang kakek yang berprofesi sebagai buruh tani dan juga pengembala sapi ini bisa pergi ke Tanah Suci untuk menjalani ibadah haji tahun 2024. Foto/iNews TV
A
A
A
BANGKALAN - Beruntungnya Muhtaram, seorang kakek yang berprofesi sebagai buruh tani dan juga pengembala sapi ini bisa pergi ke Tanah Suci untuk menjalan ibadah haji tahun 2024.
Kakek asal Desa Debu, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ini menjadi salah satu dari ratusan calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Diketahui, kakek Muhtaram seharusnya berangkat haji diatas tahun 2030.
Namun dirinya beruntung namanya masuk dalam program percepatan haji karena faktor usia. Dalam kesehariannya, kakek Muhtaram bekerja sebagai buruh tani dan pengembala sapi di lahan rerumputan di sekitar rumahnya.
Baca Juga: Kisah Haji : Tukang Sepatu dan Jemaah yang Tidak Diterima Ibadahnya
Meski hidup dalam kesederhanaan, namun Muhtaran ternyata mampu menjawab panggilan Allah SWT untuk berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Untuk pergi ke Tanah Suci, Muhtaram sudah rutin menabung sejak 2012 lalu.
Di usianya yang sudah senja, Muhtaram masih memiliki keinginan kuat untuk bisa naik haji. Semangatnya itu pun mendapat dukungan dari salah seorang putrinya, yang bekerja merantau ke negeri Malaysia.
Kakek asal Desa Debu, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ini menjadi salah satu dari ratusan calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Diketahui, kakek Muhtaram seharusnya berangkat haji diatas tahun 2030.
Namun dirinya beruntung namanya masuk dalam program percepatan haji karena faktor usia. Dalam kesehariannya, kakek Muhtaram bekerja sebagai buruh tani dan pengembala sapi di lahan rerumputan di sekitar rumahnya.
Baca Juga: Kisah Haji : Tukang Sepatu dan Jemaah yang Tidak Diterima Ibadahnya
Meski hidup dalam kesederhanaan, namun Muhtaran ternyata mampu menjawab panggilan Allah SWT untuk berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Untuk pergi ke Tanah Suci, Muhtaram sudah rutin menabung sejak 2012 lalu.
Di usianya yang sudah senja, Muhtaram masih memiliki keinginan kuat untuk bisa naik haji. Semangatnya itu pun mendapat dukungan dari salah seorang putrinya, yang bekerja merantau ke negeri Malaysia.
Lihat Juga :