Warga Geruduk Polsek Bontoala Makassar, Tuntut Keadilan Tewasnya Refan
Selasa, 10 Oktober 2023 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Remaja di Kota Makassar Tewas Dikeroyok Sejumlah Orang
Dalam rekaman video korban tak sadarkan diri saat di lokasi kejadian, ketika berada di rumah sakit dari mulut korban mengeluarkan darah dan mata kanannya lebam.
Dari hasil penyelidikan polisi korban dinyatakan tewas karena laka tunggal. Hingga kini polisi belum menemukan bukti terkait adanya tindak pidana dalam kasus kematian almarhum Muhammad Refan.
Sedangkan orang tua dan kerabat korban menduga tewas karena dikeroyok.
Ibu korban, Irayanti menyebutkan, pihaknya menuntut keadilan atas kematian putranya, karena dinilai janggal dan diduga dianiaya. Dia pun berharap polisi segera bertindak mengungkap dan menangkap para pelaku.
“Kami menuntut keadilan, kami berharap agar kasus ini dituntaskan dan polisi segera menangkap para pelaku. Karena kami yakin anak kami dikeroyok,” kata ibu korban di kediamannya, Senin malam (9/10/2023).
Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Muhammad Idris membenarkan soal kedatangan belasan warga yang merupakan keluarga korban ke kantor Polsek Bontoala.
Dalam rekaman video korban tak sadarkan diri saat di lokasi kejadian, ketika berada di rumah sakit dari mulut korban mengeluarkan darah dan mata kanannya lebam.
Dari hasil penyelidikan polisi korban dinyatakan tewas karena laka tunggal. Hingga kini polisi belum menemukan bukti terkait adanya tindak pidana dalam kasus kematian almarhum Muhammad Refan.
Sedangkan orang tua dan kerabat korban menduga tewas karena dikeroyok.
Ibu korban, Irayanti menyebutkan, pihaknya menuntut keadilan atas kematian putranya, karena dinilai janggal dan diduga dianiaya. Dia pun berharap polisi segera bertindak mengungkap dan menangkap para pelaku.
“Kami menuntut keadilan, kami berharap agar kasus ini dituntaskan dan polisi segera menangkap para pelaku. Karena kami yakin anak kami dikeroyok,” kata ibu korban di kediamannya, Senin malam (9/10/2023).
Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Muhammad Idris membenarkan soal kedatangan belasan warga yang merupakan keluarga korban ke kantor Polsek Bontoala.
Lihat Juga :