Semester 1 2020, Kunjungan Wisman Ke Jatim Alami Tren Penurunan
Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak langsung dan paling terpukul saat pandemi COVID-19. Adanya larangan orang asing masuk Indonesia, yang diterapkan mulai awal April 2020, sangat mempengaruhi kunjungan wisman ke tanah air, ke khususnya ke Jatim.
Data BPS Jatim menyebutkan, jika dibanding selama Januari-Juni tahun 2016-2020, pada Januari-Juni 2020 jumlah wisman yang masuk Jatim hanya 34.651 kunjungan, merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir. Meskipun terdapat peningkatan jumlah kunjungan wisman dibandingkan bulan Mei 2020, jumlah kunjungan tersebut masih jauh dari kondisi normal jumlah kunjungan wisman .
"Ke depan, ketika kondisi sudah normal, dengan tatanan yang baru, tentunya diperlukan upaya yang cukup berat untuk memulihkan kondisi pariwisata, khususnya kunjungan wisman ke Jatim," ujar Satriyo. (Baca juga: 3 Bulan Diterjang Banjir, Balita di Wajo Mulai Terserang Gatal )
Secara umum, imbuhnya, pola kedatangan wisman ke Jatim pada Januari-Juni selama tiga tahun terakhir semakin menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisman lebih rendah dibandingkan tahun 2019.
Yaitu dari 107.123 kunjungan menjadi 34.651 kunjungan. Sedangkan dibanding Januari-Juni 2018 dengan jumlah wisman 145.599 kunjungan, jumlah kunjungan wisman Januari-Juni 2020 juga masih lebih rendah. "Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode berikutnya kembali meningkat," tandas Satriyo.
Data BPS Jatim menyebutkan, jika dibanding selama Januari-Juni tahun 2016-2020, pada Januari-Juni 2020 jumlah wisman yang masuk Jatim hanya 34.651 kunjungan, merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir. Meskipun terdapat peningkatan jumlah kunjungan wisman dibandingkan bulan Mei 2020, jumlah kunjungan tersebut masih jauh dari kondisi normal jumlah kunjungan wisman .
"Ke depan, ketika kondisi sudah normal, dengan tatanan yang baru, tentunya diperlukan upaya yang cukup berat untuk memulihkan kondisi pariwisata, khususnya kunjungan wisman ke Jatim," ujar Satriyo. (Baca juga: 3 Bulan Diterjang Banjir, Balita di Wajo Mulai Terserang Gatal )
Secara umum, imbuhnya, pola kedatangan wisman ke Jatim pada Januari-Juni selama tiga tahun terakhir semakin menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisman lebih rendah dibandingkan tahun 2019.
Yaitu dari 107.123 kunjungan menjadi 34.651 kunjungan. Sedangkan dibanding Januari-Juni 2018 dengan jumlah wisman 145.599 kunjungan, jumlah kunjungan wisman Januari-Juni 2020 juga masih lebih rendah. "Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode berikutnya kembali meningkat," tandas Satriyo.
(eyt)
Lihat Juga :