Semester 1 2020, Kunjungan Wisman Ke Jatim Alami Tren Penurunan

loading...
Semester 1 2020, Kunjungan Wisman Ke Jatim Alami Tren Penurunan
Kunjungan wisatawan manca negara (Wisman) ke Jatim, mengalami tren penurunan. Foto/Dok
A+ A-
SURABAYA - Selama semester I 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur (Jatim) sebanyak 34.651 kunjungan. Jumlah itu turun 67,65% dibanding periode yang sama tahun lalu.

(Baca juga: Gairahkan UMKM Saat Pandemi COVID-19, Ini Upaya Pemkot Kediri)

Dalam periode tersebut, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia merupakan yang terbanyak sebanyak 10.507 kunjungan. Kontribusinya sebesar 30,32%. Disusul kunjungan Singapura sebanyak 3.938 kunjungan dengan kontribusi 11,36% dan dari Tiongkok sebanyak 2.288 kunjungan dengan kontribusi sebesar 6,60%.



"Jumlah kunjungan wisman ke Jatim untuk bulan Juni 2020 mencapai 97 kunjungan. Angka tersebut naik sebesar 708,33% dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 12 kunjungan," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Satriyo Wibowo dalam rilisnya, Selasa (4/8/2020).

(Baca juga: Demi Dapatkan Layanan Kesehatan, Warga Pasuruan Antre Pakai Batu)

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak langsung dan paling terpukul saat pandemi COVID-19. Adanya larangan orang asing masuk Indonesia, yang diterapkan mulai awal April 2020, sangat mempengaruhi kunjungan wisman ke tanah air, ke khususnya ke Jatim.



Data BPS Jatim menyebutkan, jika dibanding selama Januari-Juni tahun 2016-2020, pada Januari-Juni 2020 jumlah wisman yang masuk Jatim hanya 34.651 kunjungan, merupakan yang terendah dalam lima tahun terakhir. Meskipun terdapat peningkatan jumlah kunjungan wisman dibandingkan bulan Mei 2020, jumlah kunjungan tersebut masih jauh dari kondisi normal jumlah kunjungan wisman.

"Ke depan, ketika kondisi sudah normal, dengan tatanan yang baru, tentunya diperlukan upaya yang cukup berat untuk memulihkan kondisi pariwisata, khususnya kunjungan wisman ke Jatim," ujar Satriyo. (Baca juga: 3 Bulan Diterjang Banjir, Balita di Wajo Mulai Terserang Gatal)

Secara umum, imbuhnya, pola kedatangan wisman ke Jatim pada Januari-Juni selama tiga tahun terakhir semakin menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2020 jumlah kunjungan wisman lebih rendah dibandingkan tahun 2019.

Yaitu dari 107.123 kunjungan menjadi 34.651 kunjungan. Sedangkan dibanding Januari-Juni 2018 dengan jumlah wisman 145.599 kunjungan, jumlah kunjungan wisman Januari-Juni 2020 juga masih lebih rendah. "Hal ini perlu menjadi perhatian pihak terkait, agar jumlah wisman di periode berikutnya kembali meningkat," tandas Satriyo.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top