Gubernur Minta Pemda Berinovasi untuk Tekan Laju Penularan COVID-19
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Ada dua unit mobil PCR yang akan dihadirkan. Rencananya akan dihadirkan minggu depan. Fasilitas ini nantinya akan bergerak melakukan pemeriksaan di daerah yang masih zona merah atau jadi episentrum penyebaran Covid-19. Baca Juga : Infeksi COVID-19 di Sulawesi Selatan Dekati 10.000 Kasus
"Makanya saya bilang kerja kita sekarang, tracing, tes masif dan edukasi secara masif, bagaimana melindungi diri. Dan lebih penting lagi pencegahan. Kalau pencegahan kita lakukan, penularan kita tekan ya, kalau ini terus berjalan, saya yakin nanti dia ada puncaknya langsung jatuh turun," ujar Nurdin.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menambahkan, kerja sama warga dalam pencegahan penularan sangat diperlukan. Dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Jadi memang kepatuhan dan kedisiplinan sangat dibutuhkan," tegas Ichsan. Disamping itu petugas pemerintah tetap melakukan tracing dan testing masif untuk menemukan semua warga yang terpapar COVID-19 untuk segera mendapat penanganan.
Meski kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulsel tergolong tinggi, namun angka kesembuhan juga sudah membaik memcapai angka 64%. Hal ini memberi dampak pada ditekannya angka kematian yang cenderung menurun menjadi 3,3%.
"Makanya saya bilang kerja kita sekarang, tracing, tes masif dan edukasi secara masif, bagaimana melindungi diri. Dan lebih penting lagi pencegahan. Kalau pencegahan kita lakukan, penularan kita tekan ya, kalau ini terus berjalan, saya yakin nanti dia ada puncaknya langsung jatuh turun," ujar Nurdin.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menambahkan, kerja sama warga dalam pencegahan penularan sangat diperlukan. Dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Jadi memang kepatuhan dan kedisiplinan sangat dibutuhkan," tegas Ichsan. Disamping itu petugas pemerintah tetap melakukan tracing dan testing masif untuk menemukan semua warga yang terpapar COVID-19 untuk segera mendapat penanganan.
Meski kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulsel tergolong tinggi, namun angka kesembuhan juga sudah membaik memcapai angka 64%. Hal ini memberi dampak pada ditekannya angka kematian yang cenderung menurun menjadi 3,3%.
Lihat Juga :