Kualitas Udara Buruk Akibat Kabut Asap Karhutla, Jam Sekolah di Ogan Ilir Mundur
Rabu, 04 Oktober 2023 - 15:52 WIB
loading...
Buruknya kualitas udara di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, akibat kabut asap karhutla, memaksa kegiatan belajar mengajar di sekolah diundur. Foto/iNews TV/Fitriadi
A
A
A
OGAN ILIR - Kualitas udara di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mengalami penurunan drastis akibat adanya kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Buruknya kualitas udara ini, memaksa jam sekolah diundur hingga pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Para pelajar yang biasanya mengikuti proses belajar mengajar di sekolah mulai pukul 07.00 WIB, kini terpaksa baru bisa memulainya pada pukul 09.00 WIB. Hal ini dilakukan, setelah ke luar surat edaran dari Pemkab Ogan Ilir terkait kabut asap karhutla.
Kabut asap akibat karhutla tersebut, terlihat semakin pekat. Bahkan, indikator alat uji kualitas udara di Kabupaten Ogan Ilir, telah menyala kuning. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi menyebut, jam pelajaran di sekolah juga dikurangi 10 menit.
Baca juga: Miris! Siswi SMP di Parepare Alami Perundungan di Kelas hingga Pingsan
"Selain kami lakukan pengunduran jam mulai belajar di sekolah menjadi pukul 09.00 WIB, juga dilakukan pengurangan jam pelajaran selama 10 menit. Biasanya satu jam pelajaran berlangsung 45 menit, kini hanya dilaksanakan 35 menit," ungkap Sayadi.
Baca juga: Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Para pelajar yang biasanya mengikuti proses belajar mengajar di sekolah mulai pukul 07.00 WIB, kini terpaksa baru bisa memulainya pada pukul 09.00 WIB. Hal ini dilakukan, setelah ke luar surat edaran dari Pemkab Ogan Ilir terkait kabut asap karhutla.
Kabut asap akibat karhutla tersebut, terlihat semakin pekat. Bahkan, indikator alat uji kualitas udara di Kabupaten Ogan Ilir, telah menyala kuning. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi menyebut, jam pelajaran di sekolah juga dikurangi 10 menit.
Baca juga: Miris! Siswi SMP di Parepare Alami Perundungan di Kelas hingga Pingsan
"Selain kami lakukan pengunduran jam mulai belajar di sekolah menjadi pukul 09.00 WIB, juga dilakukan pengurangan jam pelajaran selama 10 menit. Biasanya satu jam pelajaran berlangsung 45 menit, kini hanya dilaksanakan 35 menit," ungkap Sayadi.
Lihat Juga :