Pentingnya Penerapan Protokol Perlindungan Kesehatan Anak
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
“Mulai dari mengedukasi mengenai bagaimana bahayanya virus ini. Tak kalah penting adalah bagaimana mengedukasi anak-anak mengenai menjaga diri mereka sendiri,” kata Caroline.
Hal yang sama diungkapkan Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dan dokter spesialis anak konsultan emergency dan intensive care Siloam Hospitals TB Simatupang dr Yogi Prawira SpA(K).
Diamengatakan, edukasi dini menjadi kunci utama. Orang tua dan pihak sekolah dapat mengajarkan anak anak kebiasaan baru yang lebih bersih dan sehat dengan cara yang menyenangkan. “Contohnya, melatih anak memakai masker dengan memilih motif yang menjadi favorit anak serta membiasakan rutin cuci tangan selama 20 detik sambil menyanyikan lagu anak,” kata dia.
Sedangkan Ketua Tim Dokter Paru dan Ahli Medis di Tim Penanganan Cepat Tanggap COVID-19 Siloam Hospitals dan wakil dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dr Allen Widysanto SpP mengatakan, selain hand hygiene, respiratory hygiene juga sangat penting untuk diajarkan pada anak sejak dini dan diimplementasikan. Beberapa di antaranya adalah ajari anak untuk menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau siku saat sedang batuk atau bersin.
"Jangan menutup hidung dan mulut menggunakan telapak tangan saat sedang batuk atau bersin. Serta langsung membuang tisu bekas pakai ke tempat sampah terdekat dan cuci tangan air mengalir selama minimal 20 detik atau menggunakan hand sanitizer,” kata dia.
Sementara itu, Associate Head of School Sekolah Pelita Harapan Aileen Hambali mengatakan, peran sekolah dalam membentuk sebuah generasi pandemi yang sehat dan tangguh secara fisik, mental, dan spiritual.
Hal yang sama diungkapkan Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia dan dokter spesialis anak konsultan emergency dan intensive care Siloam Hospitals TB Simatupang dr Yogi Prawira SpA(K).
Diamengatakan, edukasi dini menjadi kunci utama. Orang tua dan pihak sekolah dapat mengajarkan anak anak kebiasaan baru yang lebih bersih dan sehat dengan cara yang menyenangkan. “Contohnya, melatih anak memakai masker dengan memilih motif yang menjadi favorit anak serta membiasakan rutin cuci tangan selama 20 detik sambil menyanyikan lagu anak,” kata dia.
Sedangkan Ketua Tim Dokter Paru dan Ahli Medis di Tim Penanganan Cepat Tanggap COVID-19 Siloam Hospitals dan wakil dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dr Allen Widysanto SpP mengatakan, selain hand hygiene, respiratory hygiene juga sangat penting untuk diajarkan pada anak sejak dini dan diimplementasikan. Beberapa di antaranya adalah ajari anak untuk menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau siku saat sedang batuk atau bersin.
"Jangan menutup hidung dan mulut menggunakan telapak tangan saat sedang batuk atau bersin. Serta langsung membuang tisu bekas pakai ke tempat sampah terdekat dan cuci tangan air mengalir selama minimal 20 detik atau menggunakan hand sanitizer,” kata dia.
Sementara itu, Associate Head of School Sekolah Pelita Harapan Aileen Hambali mengatakan, peran sekolah dalam membentuk sebuah generasi pandemi yang sehat dan tangguh secara fisik, mental, dan spiritual.
Lihat Juga :