Viral, Bocah di Agam Menangis Memeluk Sapi yang Akan Disembelih
Minggu, 02 Agustus 2020 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Bocah laki-laki berusia 15 tahun, asal Jorong Pandam, Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tersebut, terus memeluk dan mencium sapi kesayangnnya, sambil terisak menangisi sang sapi.
Video perpisahan dua sahabat itu beredar di media sosial dan viral, setelah akun Instagram @rahmatillahi991 mengunggah video tersebut. Video tersebut direkam oleh Alvin, yang merupakan teman Ca'un, pada Kamis (30/7/2020) pukul 02.00 WIB.
Saat dini hari di mess peternakan Tabek Tukang, Ca'un tidak bisa tidur. Pikirannya terus terbayang sapi yang ada di kandang. Akhirnya dia mendatangi sapi itu, dan mencurahkan isi hatinya. (Baca juga: Hingga Tengah Malam, Pelayat Masih Banjiri Makam Gus Im )
Dia merasa sedih saat sapi yang dirawatnya selama sepekan ini dibeli orang, dan bakal disembelih untuk daging kurban. Sejak kepergian sapi tersebut, Ca'un kerap melamun. Sebanyak 75 ekor sapi yang ada di peternakan sudah dibawa ke berbagai tempat untuk disembelih.
Pada Sabtu (1/8/2020) Ca'un mulai bisa tersenyum kembali, saat melihat sapi - sapi baru berdatangan. "Nangis sedih karena saya ingat pernah naik ke punggungnya sampai dia ( sapi ) tertidur. Saya tidak bisa tidur, masih ingat terus sapi itu," ungkapnya.
Video perpisahan dua sahabat itu beredar di media sosial dan viral, setelah akun Instagram @rahmatillahi991 mengunggah video tersebut. Video tersebut direkam oleh Alvin, yang merupakan teman Ca'un, pada Kamis (30/7/2020) pukul 02.00 WIB.
Saat dini hari di mess peternakan Tabek Tukang, Ca'un tidak bisa tidur. Pikirannya terus terbayang sapi yang ada di kandang. Akhirnya dia mendatangi sapi itu, dan mencurahkan isi hatinya. (Baca juga: Hingga Tengah Malam, Pelayat Masih Banjiri Makam Gus Im )
Dia merasa sedih saat sapi yang dirawatnya selama sepekan ini dibeli orang, dan bakal disembelih untuk daging kurban. Sejak kepergian sapi tersebut, Ca'un kerap melamun. Sebanyak 75 ekor sapi yang ada di peternakan sudah dibawa ke berbagai tempat untuk disembelih.
Pada Sabtu (1/8/2020) Ca'un mulai bisa tersenyum kembali, saat melihat sapi - sapi baru berdatangan. "Nangis sedih karena saya ingat pernah naik ke punggungnya sampai dia ( sapi ) tertidur. Saya tidak bisa tidur, masih ingat terus sapi itu," ungkapnya.
Lihat Juga :