12 Jam Terakhir, Terjadi 9 Kali Guguran Lava Pijar dari Puncak Gunung Merapi
Kamis, 14 September 2023 - 11:25 WIB
loading...
Gunung Merapi teramati mengeluarkan 9 guguran lava pijar. Foto/Ilustrasi
A
A
A
YOGYAKARTA - Selama 12 jam terakhir, Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) teramati 9 terjadi guguran lava pijar. Dengan jarak luncur maksimal 1.600 meter ke arah barat daya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan secara umum cuaca di puncak Merapi cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat.
Suhu udara 14-15.6 °C, kelembaban udara 56-99 %, dan tekanan udara 839-874 mmHg. ”Gunung jelas. Asap kawah tidak teramati,” kata BPPTKG dalam keterangannya, Kamis (19/9/2023).
Baca Juga: Kisah Gunung Merapi dan Nyi Gadung Melati, Janda Cantik Penjaga Gerbang Merapi
Selain teramati 9 kali guguran lava pijar, aktivitas lain adalah gempa Guguran sebanyak 54 kali dengan Amplitudo 3-28 mm berdurasi: 33.5-160.5 detik. Gempa Low Frekuensi 3 dengan Amplitudo 3-5 mm dan berdurasi 11.2-11.8 detik.
Kemudian gempa Hybrid/Fase Banyak terjadi 208 kali dengan Amplitudo 3-8 mm S-P 0.3-0.7 detik dan berdurasi 4.6-8.9 detik. Kemudian gempa vulkanik Dangkal 1 kali dengan Amplitudo 50 mm berdurasi 7.4 detik.
”Tingkat aktivitas sama yaitu masih Level III atau siaga,” tambahnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan secara umum cuaca di puncak Merapi cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat.
Suhu udara 14-15.6 °C, kelembaban udara 56-99 %, dan tekanan udara 839-874 mmHg. ”Gunung jelas. Asap kawah tidak teramati,” kata BPPTKG dalam keterangannya, Kamis (19/9/2023).
Baca Juga: Kisah Gunung Merapi dan Nyi Gadung Melati, Janda Cantik Penjaga Gerbang Merapi
Selain teramati 9 kali guguran lava pijar, aktivitas lain adalah gempa Guguran sebanyak 54 kali dengan Amplitudo 3-28 mm berdurasi: 33.5-160.5 detik. Gempa Low Frekuensi 3 dengan Amplitudo 3-5 mm dan berdurasi 11.2-11.8 detik.
Kemudian gempa Hybrid/Fase Banyak terjadi 208 kali dengan Amplitudo 3-8 mm S-P 0.3-0.7 detik dan berdurasi 4.6-8.9 detik. Kemudian gempa vulkanik Dangkal 1 kali dengan Amplitudo 50 mm berdurasi 7.4 detik.
”Tingkat aktivitas sama yaitu masih Level III atau siaga,” tambahnya.
Lihat Juga :