Inilah 13 Nama Raja Majapahit dari Awal Berdiri hingga Masa Keruntuhan

Kamis, 14 September 2023 - 09:09 WIB
loading...
Inilah 13 Nama Raja...
Ada 13 Raja Majapahit yang pernah menduduki kursi kepemimpinan kerajaan tersebut. Foto/Dok. Ist
A A A
JAKARTA - Ada 13 Raja Majapahit yang pernah menduduki kursi kepemimpinan kerajaan tersebut. Kerajaan Majapahit diketahui muncul pada tahun 1293 hingga runtuh pada 1527 Masehi.

Selama berdiri sebagai kerajaan yang kokoh, Majapahit berhasil menguasai hampir seluruh wilayah di Asia Tenggara. Hal tersebut tentu tak lepas dari peranan sang raja yang mempunyai segala cara untuk memajukan kerajaannya.

Berikut ini adalah deretan Raja Majapahit dari awal berdiri hingga runtuhnya Kerajaan Majapahit.

Raja Majapahit dari Masa ke Masa


1. Raden Wijaya (1293-1309 M)


Raden Wijaya , atau Dyah Wijaya, adalah pendiri dan raja pertama Kerajaan Majapahit yang memerintah pada tahun 1293-1309 dan bergelar Sri Kertarajasa Jayawardana.

Baca Juga Sejarah Raden Wijaya, Sosok Raja Pertama Kerajaan Majapahit

Raden Wijaya lahir dengan nama Dyah Wijaya dan merupakan cucu dari Mahisa Campaka atau Narasinghamurti. Menurut Nagarakretagama, Raden Wijaya adalah anak dari Dyah Lembu Tal, seorang perwira yuda yang gagah berani dan merupakan ayah dari Raden Wijaya.

Setelah Kerajaan Singasari runtuh karena pemberontakan Jayakatwang, Raden Wijaya harus menempuh perjalanan panjang untuk membalas dendam. Termasuk bekerjasama dengan pasukan dari Kekaisaran Mongol.

Kemudian ia berusaha menyingkirkan pasukan Mongol dari tanah Jawa. Lalu ia pun mendirikan Desa Majapahit dan memproklamasikan dirinya sebagai raja pertama Majapahit pada tanggal 15 Kartika 1215 Saka (10 November 1293).

Selama masa pemerintahannya, Raden Wijaya membangun kerajaannya dengan mengembangkan perdagangan. Selain itu ia juga mengadakan hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga seperti Cina dan Kamboja.

2. Kalagemet atau Sri Jayanagara (1309-1328 M)


Jayanagara merupakan anak Raden Wijaya dari permaisuri Gayatri. Ia menghadapi banyak pemberontakan selama masa pemerintahannya, seperti dari Sadeng, Keta, dan Wurawari. Namun, ia berhasil menumpas mereka dan mempertahankan kekuasaannya.

Baca Juga Sosok Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit Menjelang Era Keruntuhan yang Melegenda

Jayanagara dikenal sebagai raja yang gemar berfoya-foya dan memiliki banyak selir. Pada masa pemerintahan Jayanagara, terjadi pergolakan dalam sejarah awal kekaisaran Majapahit . Menurut kitab Pararaton, ia sendiri meninggal akibat dibunuh oleh Ra Tanca, tabib istananya.

3. Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328-1350 M)


Tribhuwana Wijayatunggadewi sendiri adalah putri Raden Wijaya dari permaisuri Tribuana. Raja perempuan yang satu ini naik tahta setelah Sri Jayanagara yang meninggal pada tahun 1328 Masehi.

Pada masa pemerintahan Tribhuwana Wijayatunggadewi, Kerajaan Majapahit belum sepenuhnya tentram karena terjadi beberapa pemberontakan. Pemberontakan tersebut akhirnya dapat ditumpas dengan bantuan Gajah Mada.

Sejak saat itu, Gajah Mada diangkat menjadi mahapatih dan dengan setia membantu sang ratu untuk memajukan Kerajaan Majapahit. Berkat keberanian, kebijaksanaan, dan kecerdasan Tribhuwana Wijayatunggadewi, ekspansi Kerajaan Majapahit mengalami kemajuan pesat.

Tribhuwana Wijayatunggadewi memerintah pada masa yang sulit karena banyaknya pemberontakan yang terjadi. Namun, ia berhasil menumpas pemberontakan tersebut dengan bantuan Gajah Mada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Rekomendasi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved