alexametrics

Pos Polisi di Papua Diserang, 3 Personel Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak

loading...
Pos Polisi di Papua Diserang, 3 Personel Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak
Seorang personel Polisi di wilayah Mapolres Yalimo Papua menjalani perawatan akiabat luka tembak panah di dada yang dilakukan seorang remaja, Kami kemarin. (foto : SINDONews/Andrew Chan)
A+ A-
YALIMO - Seorang remaja berinsial ZW bersenjata panah menyerang Pos Mapolres Yalimo dan Pos BKO Brimob, di Kabupaten Yalimo, Papua. Dalam peristiwa ini tiga polisi mengalami luka-luka terkena panah, sedangkan pelaku tewas setelah dilakukan tindakan tegas dan terukur, Kamis (30/7/2020) sore. Diduga, pelaku yang masih remaja ini mengalami stres karena gagal masuk CPNS.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang dikonfirmasi wartawan di Jayapura, membenarkan adanya peristiwa ini. “Iya benar ada penyerangan di Pos Mapolres Yalimo kemudian Pos BKO Brimob, yang dilakukan satu oknum pelaku, kejadiannya kamis sore. Dugaan sementara pelaku marah dan kecewa dari hasil pengumuman CPNS, “Kata Kapolda, Irjen Pol. Paulus Waterpauw. BACA JUGA : Soal Djoko Tjandra, Polisi Akan Usut Pihak Lain

Akibat penyerangan itu, kata Kapolda, satu Anggota Polres Yalimo atas nama Bripka Gotlieft Yarosetouw terkena panah di bagian dada kiri, sementara anggota lainnya atas nama Ipda L Warinusa terkena panah di lutut sebelah kanan.

“Ada tiga korban, yang satu kondisinya dalam keadaan baik-baik saja. Sementara dua personel lainnya yakni Ipda Samuel L Warinusa mengalami luka akibat dipanah pada bagian lutut sebelah kanan, sementara Bripka Gotlieft Yarosetouw di panah di dada sebelah kiri,” terang Kapolda, Jumat (31/7/2020). BACA JUGA : Tertimpa Pohon, Bocah 9 Tahun di Medan Tewas



Terhadap pelaku, sambung Kapolda, mendapatkan tindak tegas oleh personelnya di lapangan. “Nyawa pelaku tidak dapat tertolong usai dilumpuhkan oleh petugas di lapangan karena berusaha menyerang padahal sudah mendapatkan peringatan. Pelaku berinisial ZW,” Jelas Kapolda.

Hingga kini para korban penyerangan masih mendapatkan perawatan di RSUD dan akan segera dievakuasi ke RS.Bhayangkara, Jayapura. “Rencananya korban akan dievakuasi dari Yalimo ke Jayapura hari ini menggunakan pesawat,” katanya.



Sementara itu paska peritiwa penyerangan ini, situasi di kabupaten Yalimo relatif kondusif, polisi meningkatkan kesiapsiagaan menyusul aksi penyerangan tersebut. Polisi saat ini masih mendalami kasus ini.
(zai)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak