Kisah PKI Kocar-kacir Digebuk GP Ansor usai Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya
Senin, 04 September 2023 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Posisi ketiga ditempati PKI dengan perolehan 231 suara, dan Masyumi sebanyak 117 suara. Meski berada di urutan tiga besar, Wali Kota Surabaya saat itu merupakan kader PKI.
Hal itu yang membuat para kader dan simpatisan PKI di Surabaya bersikap lebih berani, yakni termasuk dengan seenaknya menguasai tanah milik Muslimat NU. "Keberanian PKI ini tumbuh karena Wali Kota Surabaya saat itu adalah pilihan PKI sehingga menjadi pembela PKI yang gigih".
Baca juga: Keji! Kakak Kelas Bunuh Siswi SMP lalu Mayatnya Disetubuhi
Pemuda Ansor NU Surabaya berang. Melihat pagar dan bendera PKI menancap di atas tanah milik Muslimat NU, massa Ansor Jawa Timur langsung bergerak. Seluruh bendera PKI dicabuti dan diganti dengan bendera NU.
Pengerahan massa Ansor Jawa Timur untuk merebut kembali tanah Muslimat NU dilakukan langsung oleh Kiai Yusuf Hasyim (Pak Ud), yakni paman Gus Dur dan H. Chalid Mawardi. Massa Pemuda Rakyat, BTI dan Gerwani yang sempat mencabuti bendera NU dan menggantinya lagi dengan bendera PKI awalnya mencoba bertahan. Bentrokan hebat antara massa Pemuda Ansor NU dengan PKI tak terelakkan.
Massa PKI kocar-kacir. Banyak dari mereka yang terluka dan kemudian memutuskan melarikan diri. Ansor NU berhasil merebut kembali tanah milik Muslimat Surabaya. "Di atas tanah itu kemudian didirikan sekolah dan rumah sakit Islam milik NU".
Baca juag: Viral Tenda Pernikahan Anak Anggota DPRD Dipasang Menutup Jalan
Hal itu yang membuat para kader dan simpatisan PKI di Surabaya bersikap lebih berani, yakni termasuk dengan seenaknya menguasai tanah milik Muslimat NU. "Keberanian PKI ini tumbuh karena Wali Kota Surabaya saat itu adalah pilihan PKI sehingga menjadi pembela PKI yang gigih".
Baca juga: Keji! Kakak Kelas Bunuh Siswi SMP lalu Mayatnya Disetubuhi
Pemuda Ansor NU Surabaya berang. Melihat pagar dan bendera PKI menancap di atas tanah milik Muslimat NU, massa Ansor Jawa Timur langsung bergerak. Seluruh bendera PKI dicabuti dan diganti dengan bendera NU.
Pengerahan massa Ansor Jawa Timur untuk merebut kembali tanah Muslimat NU dilakukan langsung oleh Kiai Yusuf Hasyim (Pak Ud), yakni paman Gus Dur dan H. Chalid Mawardi. Massa Pemuda Rakyat, BTI dan Gerwani yang sempat mencabuti bendera NU dan menggantinya lagi dengan bendera PKI awalnya mencoba bertahan. Bentrokan hebat antara massa Pemuda Ansor NU dengan PKI tak terelakkan.
Massa PKI kocar-kacir. Banyak dari mereka yang terluka dan kemudian memutuskan melarikan diri. Ansor NU berhasil merebut kembali tanah milik Muslimat Surabaya. "Di atas tanah itu kemudian didirikan sekolah dan rumah sakit Islam milik NU".
Baca juag: Viral Tenda Pernikahan Anak Anggota DPRD Dipasang Menutup Jalan
Lihat Juga :