Kisah PKI Kocar-kacir Digebuk GP Ansor usai Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya
Senin, 04 September 2023 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Peristiwa bentrokan memperebutkan tanah Muslimat NU di Surabaya itu dilaporkan PKI Jawa Timur ke Jakarta. Kiai Yusuf Hasyim dan Chalid Mawardi dipanggil Ketua BPI (Badan Pusat Intelijen). dan sekaligus Wakil Perdana Menteri Subandrio.
Kedua tokoh Ansor NU itu dimarahi dengan tuduhan telah membuat keributan. Keduanya juga diminta menyerahkan kembali tanah yang diperebutkan kepada PKI. Chalid Mawardi dengan tegas menolak tuduhan membuat onar. NU juga menolak menyerahkan tanah kepada PKI karena status tanah jelas-jelas milik Muslimat NU Surabaya.
"Ansor akan siap mempertahankan tanah itu sampai kapan pun, tidak akan membiarkan tanah itu direbut PKI," tegas Chalid Mawardi seperti dikutip dari Benturan NU PKI 1948-1965.
Baca juga: Viral ODGJ Ngamuk di Jalanan Manado, 1 Polisi Terluka Kena Sabetan Parang
Waperdam Subandrio tidak berani memaksakan kehendaknya. Melihat keteguhan sikap Ansor NU, Subandrio memilih diam dan tidak menuruti kemauan PKI. Kendati demikian, dalam peristiwa di Surabaya itu memperlihatkan bahwa PKI telah berhasil mempengaruhi kebijakan pemerintah dari jenjang terbawah hingga paling tinggi.
Pasca peristiwa 30 September 1965 atau G30S/ PKI, PKI yang masuk lima besar dalam perolehan suara pada Pemilu 1955, dibubarkan dan ditetapkan sebagai partai politik terlarang.
Kedua tokoh Ansor NU itu dimarahi dengan tuduhan telah membuat keributan. Keduanya juga diminta menyerahkan kembali tanah yang diperebutkan kepada PKI. Chalid Mawardi dengan tegas menolak tuduhan membuat onar. NU juga menolak menyerahkan tanah kepada PKI karena status tanah jelas-jelas milik Muslimat NU Surabaya.
"Ansor akan siap mempertahankan tanah itu sampai kapan pun, tidak akan membiarkan tanah itu direbut PKI," tegas Chalid Mawardi seperti dikutip dari Benturan NU PKI 1948-1965.
Baca juga: Viral ODGJ Ngamuk di Jalanan Manado, 1 Polisi Terluka Kena Sabetan Parang
Waperdam Subandrio tidak berani memaksakan kehendaknya. Melihat keteguhan sikap Ansor NU, Subandrio memilih diam dan tidak menuruti kemauan PKI. Kendati demikian, dalam peristiwa di Surabaya itu memperlihatkan bahwa PKI telah berhasil mempengaruhi kebijakan pemerintah dari jenjang terbawah hingga paling tinggi.
Pasca peristiwa 30 September 1965 atau G30S/ PKI, PKI yang masuk lima besar dalam perolehan suara pada Pemilu 1955, dibubarkan dan ditetapkan sebagai partai politik terlarang.
(eyt)
Lihat Juga :