Kebakaran di Gunung Bromo Semakin Meluas, Pintu Masuk via Pasuruan Ditutup
Minggu, 03 September 2023 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Penutupan akses masuk melalui Wonokitri, Pasuruan ini diberlakukan sejak Minggu tanggal 3 September 2023 mulai pukul 18.00 WIB, sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan. Pihaknya masih berupaya memadamkan api terlebih dahulu untuk keamanan pengunjung Gunung Bromo.
"Pengunjung dapat masuk ke dalam Kawasan Wisata Bromo melalui pintu Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, Coban Trisula, Kabupaten Malang dan Senduro, Kabupaten Lumajang dengan batasan yang boleh dikunjungi adalah Lautan Pasir, Savana Lembah Watangan (Bukit Teletubbies), dan Mentigen," ungkapnya.
Sementara akibat kebakaran di Gunung Penanjakan, wisatawan tak bisa mengakses Bukit Kedaluh, Bukit Cinta, yang ditutup dari aktivitas wisata.
Pihaknya mengimbau ke masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata agar menjaga Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari kebakaran hutan, dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Sebelumnya kebakaran lahan juga muncul pada 18 Agustus 2023 di kawasan Gunung Semeru yang berada di wilayah TNBTS. Titik api terpantau pertama kali di blok Oro-Oro Ombo di bawah puncak Gunung Semeru, yang masuk dalam Resor Pemangku Taman Nasional (RPTN) Wilayah Ranupani Wilayah III Bidang Wilayah II Lumajang.
"Pengunjung dapat masuk ke dalam Kawasan Wisata Bromo melalui pintu Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, Coban Trisula, Kabupaten Malang dan Senduro, Kabupaten Lumajang dengan batasan yang boleh dikunjungi adalah Lautan Pasir, Savana Lembah Watangan (Bukit Teletubbies), dan Mentigen," ungkapnya.
Sementara akibat kebakaran di Gunung Penanjakan, wisatawan tak bisa mengakses Bukit Kedaluh, Bukit Cinta, yang ditutup dari aktivitas wisata.
Pihaknya mengimbau ke masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata agar menjaga Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari kebakaran hutan, dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Sebelumnya kebakaran lahan juga muncul pada 18 Agustus 2023 di kawasan Gunung Semeru yang berada di wilayah TNBTS. Titik api terpantau pertama kali di blok Oro-Oro Ombo di bawah puncak Gunung Semeru, yang masuk dalam Resor Pemangku Taman Nasional (RPTN) Wilayah Ranupani Wilayah III Bidang Wilayah II Lumajang.
Lihat Juga :