Di Tengah Pandemi, Serma Iska Tak Pernah Lelah Membangun Jalan Desa
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya ibu-ibu, Serma Iska juga kerap memberikan pendampingan kepada anak-anak desa setempat agar anak-anak bisa belajar daring secara mandiri dari rumah. Ia juga selalu berpesan agar anak-anak tidak selalu bermain smartphone, agar tidak mengganggu kegiatan belajar mereka.
Di sisi lain, Serma Iska juga harus berperan sebagai ibu dan juga seorang istri. Sebagai ibu dari dua putrinya yaitu Keisha dan Kinantan yang masih duduk di bangku sekolah dasar, ia selalu memberikan perhatian khusus kepada kedua anaknya ini.
(Baca juga: Mulai Besok, Wisatawan Nusantara Boleh Plesiran ke Bali )
Sebelum berangkat kerja, ia selalu menyiapkan kebutuhan sarapan anak-anaknya dan juga mempersiapkan kebutuhan kerja suaminya. Istri dari Letda Laut Indra Ardiyasa ini, mendapat dukungan penuh dari suaminya dalam bekerja sebagai anggota Babinsa Koramil 15 Pekuncen.
"Sebagai ibu rumah tangga, tentunya saya berusaha untuk bisa menjadi istri yang baik bagi suami saya dan ibu yang baik bagi anak-anak saya. Menyiapkan segala keperluan suami sebelum berangkat bekerja dan menyiapkan keperluan anak-anak," ungkapnya.
"Di samping itu, saya sebagai anggota TNI AD dan menjabat sebagai Babinsa Koramil 15 Pekuncen, saya ditugaskan untuk ikut serta dalam pelaksanaan TMMD reguler ke-108 Kodim 0701 Banyumas, dengan sasaran fisik maupun nonfisik," tambah Iska Yuniarti.
Dalam tahun ini, sasaran fisik TMMD reguler ke-108 Kodim Banyumas di Desa Petahunan cukup bervariatif, yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.838 meter dengan lebar 3,75 meter dan tinggi 20 centimeter.
Selain itu juga dibangun sebuah jembatan dengan panjang 6 meter, lebar 2,30 meter dan tinggi 2 meter. Ada pula pembangunan tiga buah gorong-gorong, masing-masing untuk gorong-gorong dengan panjang 6 meter, lebar 80 cm dan tinggi 1 meter.
Menurut Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf. Candra, semua pelaksanaan TMMD reguler ke-108 di Desa Petahunan, telah dilakukan secara matang. Harapannya, semua sasaran fisik dan non fisik yang telah diprogramkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Petahunan.
Dengan TMMD , menurutnya kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin nyata, termasuk semangat gotong royong warga desa sasaran yang mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Bahkan sebanyak 73 warga rela menghibahkan tanahnya untuk digunakan sebagai jalur menuju lokasi wisata Curug Nangga di desanya.
"Kegiatan TMMD ini adalah untuk dapat meningkatkan ekonomi masyarakat karena masyarakat Desa Petahunan, sebagian besar adalah petani dan penderes kelapa, sehingga nantinya jalan ini dapat berdaya guna untuk dapat membawa hasil pertaniannya," tegasnya.
Kemudian yang kedua adalah untuk dapat mengangkat obyek wisata yang bernilai nasional maupun internasional. Menurutnya, nantinya jalan ini akan sampai ke obyek wisata Curug Nangga tersebut.
"Sasaran fisik yang kita lakukan adalah pembuatan rabat beton sepanjang 1,8 kilometer, pembuatan 3 buah gorong-gorong, pembuatan jembatan, pelebaran lapangan desa dan juga nantinya adalah sebagai jembatan untuk dapat menghantar listrik sampai dengan ke titik Curug Nangga. Sementara sasaran-sasaran non fisik yang kita lakukan, terkait penanganan COVID-19, dan pemberdayaan masyarakat desa yang melibatkan seluruh instansi," ujar Candra.
Di sisi lain, Serma Iska juga harus berperan sebagai ibu dan juga seorang istri. Sebagai ibu dari dua putrinya yaitu Keisha dan Kinantan yang masih duduk di bangku sekolah dasar, ia selalu memberikan perhatian khusus kepada kedua anaknya ini.
(Baca juga: Mulai Besok, Wisatawan Nusantara Boleh Plesiran ke Bali )
Sebelum berangkat kerja, ia selalu menyiapkan kebutuhan sarapan anak-anaknya dan juga mempersiapkan kebutuhan kerja suaminya. Istri dari Letda Laut Indra Ardiyasa ini, mendapat dukungan penuh dari suaminya dalam bekerja sebagai anggota Babinsa Koramil 15 Pekuncen.
"Sebagai ibu rumah tangga, tentunya saya berusaha untuk bisa menjadi istri yang baik bagi suami saya dan ibu yang baik bagi anak-anak saya. Menyiapkan segala keperluan suami sebelum berangkat bekerja dan menyiapkan keperluan anak-anak," ungkapnya.
"Di samping itu, saya sebagai anggota TNI AD dan menjabat sebagai Babinsa Koramil 15 Pekuncen, saya ditugaskan untuk ikut serta dalam pelaksanaan TMMD reguler ke-108 Kodim 0701 Banyumas, dengan sasaran fisik maupun nonfisik," tambah Iska Yuniarti.
Dalam tahun ini, sasaran fisik TMMD reguler ke-108 Kodim Banyumas di Desa Petahunan cukup bervariatif, yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.838 meter dengan lebar 3,75 meter dan tinggi 20 centimeter.
Selain itu juga dibangun sebuah jembatan dengan panjang 6 meter, lebar 2,30 meter dan tinggi 2 meter. Ada pula pembangunan tiga buah gorong-gorong, masing-masing untuk gorong-gorong dengan panjang 6 meter, lebar 80 cm dan tinggi 1 meter.
Menurut Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf. Candra, semua pelaksanaan TMMD reguler ke-108 di Desa Petahunan, telah dilakukan secara matang. Harapannya, semua sasaran fisik dan non fisik yang telah diprogramkan bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Petahunan.
Dengan TMMD , menurutnya kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin nyata, termasuk semangat gotong royong warga desa sasaran yang mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Bahkan sebanyak 73 warga rela menghibahkan tanahnya untuk digunakan sebagai jalur menuju lokasi wisata Curug Nangga di desanya.
"Kegiatan TMMD ini adalah untuk dapat meningkatkan ekonomi masyarakat karena masyarakat Desa Petahunan, sebagian besar adalah petani dan penderes kelapa, sehingga nantinya jalan ini dapat berdaya guna untuk dapat membawa hasil pertaniannya," tegasnya.
Kemudian yang kedua adalah untuk dapat mengangkat obyek wisata yang bernilai nasional maupun internasional. Menurutnya, nantinya jalan ini akan sampai ke obyek wisata Curug Nangga tersebut.
"Sasaran fisik yang kita lakukan adalah pembuatan rabat beton sepanjang 1,8 kilometer, pembuatan 3 buah gorong-gorong, pembuatan jembatan, pelebaran lapangan desa dan juga nantinya adalah sebagai jembatan untuk dapat menghantar listrik sampai dengan ke titik Curug Nangga. Sementara sasaran-sasaran non fisik yang kita lakukan, terkait penanganan COVID-19, dan pemberdayaan masyarakat desa yang melibatkan seluruh instansi," ujar Candra.

Lihat Juga :