Bagikan Bansos PKH Plus di Bangkalan, Khofifah: Wujud Nyata Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selasa, 22 Agustus 2023 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Program tersebut adalah bantuan yang dikhususkan untuk membantu meringankan beban para penyandang disabilitas. Penerima ASPD mendapat bantuan uang tunai Rp300 ribu per bulan yang diberikan setiap tiga bulan sekali pada penerima manfaat. Sehingga dalam setahun penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp3.600.000.
“Tidak hanya mendapatkan bantuan berupa uang. Tapi penyandang disabilitas juga kita beri bantuan berupa kursi roda. Untuk memudahkan mereka bermobilitas. Semoga bermanfaat barokah,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga, Khofifah menyalurkan tali asih pada relawan Tagana yang ada di Kabupaten Bangkalan. Total ada sebanyak 20 orang yang menjadi penerima tali asih ini. Dimana masing-masing penerima mendapatkan uang tunai senilai Rp750 ribu/triwulan.
Tak ketinggalan juga pemberian tali asih bagi 18 orang TKSK Bangkalan. Yang mana penerima manfaat masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta/triwulan.
Adapun bantuan terakhir yakni berupa zakat produktif yang diberikan bagi 50 orang pelaku usaha ultra mikro di Bangkalan. Dengan nominal yang diterima oleh masing-masing penerima adalah Rp500 ribu per orang. “Bantuan yang kita salurkan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga bantalan sosial ini bisa membantu mereka dan bermanfaat,” ucapnya.
Upaya penyaluran Bansos bagi masyarakat ini pun memberikan hasil positif bagi Jatim. Dimana, Berdasarkan Data BPS 17 Juli 2023, Periode September 2022-Maret 2023, persentase penduduk miskin Jawa Timur turun 0,14% poin dari 10,49% pada September 2022 menjadi 10,35 % pada Maret 2023.
Menurutnya, penurunan kemiskinan ekstrem di Jatim juga menurun tajam. Tercatat sampai periode Maret 2023 kemiskinan ekstrim di Jatim berada di angka 1,2 persen. Hal ini diperkuat dengan hadirnya PKH Plus yang dikhususkan bagi lansia kurang mampu berusia 70 tahun atau lebih tersebut hanya ada di Jatim. "Perluasan cakupan distribusinya pun akan disesuaikan dengan usulan dari masing-masing daerah,” ucapnya.
“Tidak hanya mendapatkan bantuan berupa uang. Tapi penyandang disabilitas juga kita beri bantuan berupa kursi roda. Untuk memudahkan mereka bermobilitas. Semoga bermanfaat barokah,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga, Khofifah menyalurkan tali asih pada relawan Tagana yang ada di Kabupaten Bangkalan. Total ada sebanyak 20 orang yang menjadi penerima tali asih ini. Dimana masing-masing penerima mendapatkan uang tunai senilai Rp750 ribu/triwulan.
Tak ketinggalan juga pemberian tali asih bagi 18 orang TKSK Bangkalan. Yang mana penerima manfaat masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta/triwulan.
Adapun bantuan terakhir yakni berupa zakat produktif yang diberikan bagi 50 orang pelaku usaha ultra mikro di Bangkalan. Dengan nominal yang diterima oleh masing-masing penerima adalah Rp500 ribu per orang. “Bantuan yang kita salurkan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga bantalan sosial ini bisa membantu mereka dan bermanfaat,” ucapnya.
Upaya penyaluran Bansos bagi masyarakat ini pun memberikan hasil positif bagi Jatim. Dimana, Berdasarkan Data BPS 17 Juli 2023, Periode September 2022-Maret 2023, persentase penduduk miskin Jawa Timur turun 0,14% poin dari 10,49% pada September 2022 menjadi 10,35 % pada Maret 2023.
Menurutnya, penurunan kemiskinan ekstrem di Jatim juga menurun tajam. Tercatat sampai periode Maret 2023 kemiskinan ekstrim di Jatim berada di angka 1,2 persen. Hal ini diperkuat dengan hadirnya PKH Plus yang dikhususkan bagi lansia kurang mampu berusia 70 tahun atau lebih tersebut hanya ada di Jatim. "Perluasan cakupan distribusinya pun akan disesuaikan dengan usulan dari masing-masing daerah,” ucapnya.
Lihat Juga :