Sejarah dan Asal Usul Pemalang, Kabupaten yang Terkait Kejayaan Kesultanan Mataram Islam

Senin, 21 Agustus 2023 - 12:42 WIB
loading...
Sejarah dan Asal Usul...
Kabupaten Pemalang memiliki sejarah dan asal usul yang berkaitan dengan kejayaan Kesultanan Mataram Islam. Foto/Pemalangkab
A A A
JAKARTA - Kabupaten Pemalang merupakan sebuah wilayah yang terletak di Provinsi Jawa Tengah , Indonesia. Kota ini memiliki sejarah dan asal usul yang kaya akan warisan budaya serta perjalanan panjang dalam perkembangannya.

Dengan letaknya yang strategis di antara kota-kota besar seperti Semarang, Tegal, dan Pekalongan, Pemalang memiliki peran penting dalam perkembangan wilayah Jawa Tengah.

Sejarah Pemalang


Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Pemalang, sejarah Pemalang dimulai sejak zaman prasejarah yang dibuktikan dengan penemuan-penemuan benda arkeologi yang ada di daerah ini.

Hasil penemuan tersebut mencakup suatu kompleks struktur berundak berupa punden dan area pemandian yang terletak di bagian Barat Daya Kecamatan Moga.

Di desa Kropak, ditemukan berbagai artefak menarik seperti patung Ganesa yang memiliki keunikan tersendiri, objek lingga, kompleks kuburan, serta batu nisan.

Sejarah Pemalang juga sangat bersinggungan dengan masa kejayaan Mataram Islam yang dibuktikan dengan adanya kuburan Syech Maulana Maghribi di Kawedanan Comal.

Baca Juga Sejarah dan Asal Usul Purbalingga, Sentra Produsen Knalpot Terbesar di Indonesia

Kemudian adanya kuburan Rohidin, Sayyid Ngali paman dari Sunan Ampel yang juga memiliki misi untuk mengislamkan penduduk setempat.

Selain itu, Pemalang juga memiliki sejarah panjang di kolonial yang tertulis dalam catatan Rijklof Van Goens dan data di dalam buku W FRUIN MEES yang menyatakan bahwa pada tahun 1575, Pemalang merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa, yang dipimpin oleh seorang pangeran atau raja.

Konon, nama Pemalang sudah dikenal sejak zaman Majapahit. Bahkan, oleh Patih Gajah Mada, wilayah ini dijadikan pangkalan perang ke Sriwijaya. Kemudian, daerah yang berada di lereng Gunung Slamet ini ditaklukkan oleh Kesultanan Mataram Islam.

Selain itu, kabarnya sejumlah bangsawan Pajang juga banyak singgah ke wilayah Pemalang. Salah satunya adalah Pangeran Benawa, putra pendiri Kesultanan Pajang yang bergelar Sultan Hadiwijaya.

Sultan Hadiwijaya memerintahkan putra mahkotanya ini untuk membuka daerah Pemalang, namun sebelumnya Pangeran Benawa diperintahkan untuk mengambil keris pusaka dari Kesultanan Banten.

Menuruti perintah sang ayah, sepulang mengambil keris Pangeran Benawa menggoreskan kerisnya ke cabang pohon yang hingga saat ini menjadi asal usul Desa Penggarit. Di sana terdapat petilasan Pangeran Benawa yang disebut Jambandalem.

Sejarah panjang Pemalang untuk menjadi wilayah administratif seperti saat ini memang sudah melewati banyak fase. Mulai dari masa Kesultanan Mataram, pemerintahan Hindia Belanda sebelum kemerdekaan.

Sebagai suatu penghormatan atas sejarah terbentuknya Kabupaten Pemalang maka pemerintah daerah telah bersepakat untuk memberi atribut berupa Hari Jadi Pemalang.

Penetapan hari jadi Pemalang dapat dihubungkan pula dengan tanggal pernyataan Pangeran Diponegoro mengadakan perang terhadap Pemerintahan Kolonial Belanda, yaitu tanggal 20 Juli 1823.

Saat itu Belanda sempat memberhentikan Adipati Pemalang yakni Adipati Reksodingrat dari jabatannya lantaran ikut serta membantu Pangeran Diponegoro dalam perang melawan Belanda.

Namun berdasarkan diskusi para pakar yang dibentuk oleh Tim Kabupaten Pemalang Hari Jadi Pemalang adalah tanggal 24 Januari 1575.

Asal Usul Pemalang


Mengenai asal usul nama Pemalang, dikisahkan berasal dari tokoh bernama Raden Joko Malang. Legenda menyebutkan bahwa wilayah ini dikuasai oleh Raden Joko Malang setelah menerima kekuasaan dari Ki Buyut Jiwandono atau Ki Buyut Banjarsari.

Nama "Pemalang" sendiri memiliki dua komponen, yaitu "Pe" dan "Malang". Dalam bahasa Jawa, "Pe" merujuk pada tempat, sementara "Malang" mengacu pada Raden Joko Malang.

Oleh karena itu, Pemalang dapat diartikan sebagai tempat kekuasaan yang berasal dari Raden Joko Malang.

Itulah sejarah dan asal usul Pemalang. Semoga informasi ini bermanfaat.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved