Sejarah dan Asal Usul Pemalang, Kabupaten yang Terkait Kejayaan Kesultanan Mataram Islam
Senin, 21 Agustus 2023 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian adanya kuburan Rohidin, Sayyid Ngali paman dari Sunan Ampel yang juga memiliki misi untuk mengislamkan penduduk setempat.
Selain itu, Pemalang juga memiliki sejarah panjang di kolonial yang tertulis dalam catatan Rijklof Van Goens dan data di dalam buku W FRUIN MEES yang menyatakan bahwa pada tahun 1575, Pemalang merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa, yang dipimpin oleh seorang pangeran atau raja.
Konon, nama Pemalang sudah dikenal sejak zaman Majapahit. Bahkan, oleh Patih Gajah Mada, wilayah ini dijadikan pangkalan perang ke Sriwijaya. Kemudian, daerah yang berada di lereng Gunung Slamet ini ditaklukkan oleh Kesultanan Mataram Islam.
Selain itu, kabarnya sejumlah bangsawan Pajang juga banyak singgah ke wilayah Pemalang. Salah satunya adalah Pangeran Benawa, putra pendiri Kesultanan Pajang yang bergelar Sultan Hadiwijaya.
Sultan Hadiwijaya memerintahkan putra mahkotanya ini untuk membuka daerah Pemalang, namun sebelumnya Pangeran Benawa diperintahkan untuk mengambil keris pusaka dari Kesultanan Banten.
Menuruti perintah sang ayah, sepulang mengambil keris Pangeran Benawa menggoreskan kerisnya ke cabang pohon yang hingga saat ini menjadi asal usul Desa Penggarit. Di sana terdapat petilasan Pangeran Benawa yang disebut Jambandalem.
Sejarah panjang Pemalang untuk menjadi wilayah administratif seperti saat ini memang sudah melewati banyak fase. Mulai dari masa Kesultanan Mataram, pemerintahan Hindia Belanda sebelum kemerdekaan.
Selain itu, Pemalang juga memiliki sejarah panjang di kolonial yang tertulis dalam catatan Rijklof Van Goens dan data di dalam buku W FRUIN MEES yang menyatakan bahwa pada tahun 1575, Pemalang merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa, yang dipimpin oleh seorang pangeran atau raja.
Konon, nama Pemalang sudah dikenal sejak zaman Majapahit. Bahkan, oleh Patih Gajah Mada, wilayah ini dijadikan pangkalan perang ke Sriwijaya. Kemudian, daerah yang berada di lereng Gunung Slamet ini ditaklukkan oleh Kesultanan Mataram Islam.
Selain itu, kabarnya sejumlah bangsawan Pajang juga banyak singgah ke wilayah Pemalang. Salah satunya adalah Pangeran Benawa, putra pendiri Kesultanan Pajang yang bergelar Sultan Hadiwijaya.
Sultan Hadiwijaya memerintahkan putra mahkotanya ini untuk membuka daerah Pemalang, namun sebelumnya Pangeran Benawa diperintahkan untuk mengambil keris pusaka dari Kesultanan Banten.
Menuruti perintah sang ayah, sepulang mengambil keris Pangeran Benawa menggoreskan kerisnya ke cabang pohon yang hingga saat ini menjadi asal usul Desa Penggarit. Di sana terdapat petilasan Pangeran Benawa yang disebut Jambandalem.
Sejarah panjang Pemalang untuk menjadi wilayah administratif seperti saat ini memang sudah melewati banyak fase. Mulai dari masa Kesultanan Mataram, pemerintahan Hindia Belanda sebelum kemerdekaan.
Lihat Juga :