Dua Orang Utan di Semarang dan Kendal Segera Dikembalikan ke Habitat Alam
Kamis, 30 Juli 2020 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, sehat menjadi syarat penting, pasalnya jika orang utan ini sakit dapat menular ke orang utan lain dan akan menyebar ekosistem yang ada.
Faktor usia menjadi pertimbangan pihak manajemen Taman Satwa untuk kembalikan ke habitat. Pasalnya usia mereka rentan terserang penyakit seperti manusia.
Beberapa penyakit infeksi yang ada pada manusia dapat diderita orangutan. Oleh karenanya penyakit merupakan salah satu ancaman yang paling besar terhadap kelangsungan hidup orangutan, sehingga interaksi manusia dengan orangutan dikurangi.
"Faktor biaya operasional yang cukup tinggi di masa pandemi Covid-19 menjadi dasar rencana ini. Biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih banyak karena terdapat biaya tambahan untuk menjaga agar antibodi nya tetap terjaga, tidak mudah terserang penyakit," terangnya.
Orang utan ini nantinya akan menjalani proses rehabilitasi dan habituasi. Selain itu perlu observasi selama 14 hari untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa. Proses rehabilitasinya sendiri akan dilaksanakan di Ketapang.
Faktor usia menjadi pertimbangan pihak manajemen Taman Satwa untuk kembalikan ke habitat. Pasalnya usia mereka rentan terserang penyakit seperti manusia.
Beberapa penyakit infeksi yang ada pada manusia dapat diderita orangutan. Oleh karenanya penyakit merupakan salah satu ancaman yang paling besar terhadap kelangsungan hidup orangutan, sehingga interaksi manusia dengan orangutan dikurangi.
"Faktor biaya operasional yang cukup tinggi di masa pandemi Covid-19 menjadi dasar rencana ini. Biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih banyak karena terdapat biaya tambahan untuk menjaga agar antibodi nya tetap terjaga, tidak mudah terserang penyakit," terangnya.
Orang utan ini nantinya akan menjalani proses rehabilitasi dan habituasi. Selain itu perlu observasi selama 14 hari untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa. Proses rehabilitasinya sendiri akan dilaksanakan di Ketapang.
Lihat Juga :