Dua Orang Utan di Semarang dan Kendal Segera Dikembalikan ke Habitat Alam
Kamis, 30 Juli 2020 - 12:40 WIB
loading...
Petugas Karantina Pertanian Semarang, mendampingi proses pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sampel darah orang utan untuk keperluan uji laboratorium bersama BKSDA. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Dua orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Boboi dan Samson berjenis kelamin jantan kini usianya telah mencapai 30 dan 15 tahun.
Samson merupakan satwa di Taman Satwa Jurang Kencana Kendal dan Boboi adalah satwa konservasi milik Erwin di Semarang.
Petugas Karantina Pertanian Semarang, Samiyono mendampingi proses pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sampel darah untuk keperluan uji laboratorium bersama BKSDA.
Kedua orang utan ini akan diuji tuberculin untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi kuman Mycobacterum tuberkulosis dan uji Elisa untuk mengetahui titer antibodi rabies.
"Hasil yang bagus dan sehat tentunya sangat diharapkan. Sehingga orang utan ini dapat diberangkatkan ke Kalimantan untuk kembali ke habitat dengan tujuan penyelamatan satwa," kata Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang Parlin Robert Sitanggang, Kamis (30/7/2020).
Samson merupakan satwa di Taman Satwa Jurang Kencana Kendal dan Boboi adalah satwa konservasi milik Erwin di Semarang.
Petugas Karantina Pertanian Semarang, Samiyono mendampingi proses pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sampel darah untuk keperluan uji laboratorium bersama BKSDA.
Kedua orang utan ini akan diuji tuberculin untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi kuman Mycobacterum tuberkulosis dan uji Elisa untuk mengetahui titer antibodi rabies.
"Hasil yang bagus dan sehat tentunya sangat diharapkan. Sehingga orang utan ini dapat diberangkatkan ke Kalimantan untuk kembali ke habitat dengan tujuan penyelamatan satwa," kata Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang Parlin Robert Sitanggang, Kamis (30/7/2020).
Lihat Juga :