Kisah Mistis Kematian Raja Pajang karena Campur Tangan Jin Peliharaan Panembahan Senopati

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 08:00 WIB
loading...
Kisah Mistis Kematian...
Raja Pajang Sultan Hadiwijaya mengalami kekalahan dalam pertempuran dengan pasukan gaib Kerajaan Mataram yang dipimpin anak angkatnya, Panembahan Senopati. Foto/Ilustrasi/History of Java
A A A
Raja Pajang konon meninggal usai penyerangan dari Kerajaan Mataram di bawah pimpinan Panembahan Senopati. Namun ada kisah mengenai meninggalnya Raja Pajang kala itu yang jatuh sakit usai kekalahan melawan Mataram ada kaitannya dengan hal mistis.

Saat Raja Pajang Sultan Hadiwijaya sakit, Senopati yang datang menjenguk sempat ditawari oleh para jin yang tunduk untuk membunuh sang penguasa Pajang ini. Para jin itu datang ketika Sultan Hadiwijaya tengah berbaring sakit dan menanti ajalnya.

Namun dari sejumlah jin ini hanya Senopati yang mampu melihatnya. Konon ketika itu jin menawarkan ke Senopati agar bisa menghabisi nyawa Raja Pajang.

Baca Juga: Kisah Sultan Agung Marah pada Imam Syafi'i Dibalik Pagebluk di Mekkah

Hal itu dikisahkan pada Babad Tanah Djawi sebagaimana dikutip dari ”Puncak Kekuasaan Mataram: Politik Ekspansi Sultan Agung” dari H.J. De Graaf. Saat itu jin itu menawarkan ke Senopati untuk merebut Kerajaan Pajang dan membunuh Sultan Pajang.

Konon terjadi percakapan antara jin yang mengabdi ke Panembahan Senopati dengan penguasa Mataram itu. “Berikanlah kepada saya perintah untuk itu (akan dilakukan dengan membunuh Sultan Pajang), Sultan akan mati karena saya,” kata jin itu.

Senopati menjawab ragu-ragu, namun tidak menolaknya. Ia melemparkan keputusan ke jin tersebut selagi bercakap-cakap di antara keduanya, tanpa bisa dilihat orang lainnya.

“Terima kasih kepadamu, tetapi saya tidak punya niat seperti itu. Tetapi jika kau mau berbuat demikian, saya tidak memerintahkannya, tetapi juga tidak melarang,” ucap Senopati ke jin itu.

Baca Juga: Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah

Setelah itu juru taman pergi ke Keraton Pajang, dan Senapati kembali ke Mataram. Pada saat itu Sultan sedang berbaring di tempat tidur, dijaga oleh istri-istrinya, sedangkan putra-putranya duduk menghadap Sultan dengan takzim.

Pangeran Benawa menyampaikan berita tentang penumpukan kembang selasih, yang menimbulkan rasa terima kasih Sultan Pajang itu. Jin itu datang lagi menghampiri sang Sultan Pajang, tak seorang pun melihatnya hingga akhirnya duduk di atas dada Sultan Hadiwijaya.

Setelah itu sang sultan pingsan tak sadarkan diri. Sultan Pajang itu sempat siuman dari pingsannya. Tetapi setelah siuman, penyakitnya bertambah parah. Tak lama kemudian ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Butuh.

Baca Juga: Kisah 2 Bupati Dipecat Sultan HB I, Buntut Aksi Boikot Terhadap Perjanjian VOC Belanda

Kisah kematian Sultan Pajang ini dikisahkan berbeda pada Serat Kandha, yang diceritakan perbedaan yang aneh. Di naskah kuno ini tampaknya seolah-olah ingin membersihkan Senopati dari segala noda. Sebab sebelum meninggalnya Raja ia kembali ke Mataram.

Berdasarkan cerita tentang kemunculan dan pengabdian juru taman Senapati (544-547), mestinya disebut berada di sini, ternyata tidak ada. Raja meninggal karena sebab-sebab alamiah.

Konon kata-katanya yang terakhir menganjurkan diterimanya Senopati, harus diundang pada upacara pemakamannya dan diikuti nasehat -nasehatnya.

Sekembalinya di Pajang, Panembahan Senopati mencium kaki Raja yang sudah meninggal sambil menangis. Raja dimakamkan di Butuh.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Rekomendasi
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved