Ada LaporGub dan Terima Aduan di Media Sosial, Warga: Masyarakat Jadi Mudah Lapor dan Diberi Solusi Pak Ganjar

Selasa, 15 Agustus 2023 - 20:29 WIB
loading...
Ada LaporGub dan Terima...
Gubernur Jawa Tenga Ganjar Pranowo membuka ruang luas kepada masyarakat untuk melaporkan persoalan apapun di lingkungannya selama dua periode kepemimpinan sejak 2013. Foto/MPI
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah --yang juga Bacapres Partai Perindo-- Ganjar Pranowo membuka ruang luas kepada masyarakat untuk melaporkan persoalan apapun di lingkungannya selama dua periode kepemimpinan sejak 2013.

Ganjar menginisiasi laman aduan bernama ‘LaporGub’ yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin melapor secara online. Ganjar juga menjadikan akun media sosial pribadinya dan seluruh dinas di Pemprov Jateng sebagian ruang pengaduan.

Baca juga: Magang Sehari Bareng Ganjar, Siswa SMA Baru Tahu di Mobil Gubernur Selalu Sediakan Mainan Anak

Kenyamanan pengaduan ini pun diungkapkan Lea Alodia Natanila (15), seorang siswi kelas 10 SMA Tarakanita, Kota Magelang, Jawa Tengah.



Selama ini, Lea mengaku nyaman dengan layanan aduan mudah yang diberikan Ganjar melalui medsos.

Hal itu dikatakan Lea saat mengikuti program ‘Gubernur Mengajar’ bersama Ganjar Pranowo di SMP dan SMA Kota Magelang, Jateng, Selasa (15/8/2023).

“Sekarang itu mau laporan mudah, karena Pak Ganjar kan lebih aktif di medsos dan suka ketemu dengan warga-warga dan mendengar keluh kesahnya, ada apa sih yang terjadi di daerahnya,” kata Lea.

Baca juga: Kunjungan Ganjar Disambut Heboh Ratusan Siswa SMP-SMA di Kradenan Grobogan

Dalam program Gubernur Mengajar, Lea pun mengungkapkan kenyamanannya itu kepada Ganjar secara langsung. Namun, setelah Ganjar purnatugas pada 5 September 2023 nanti, Lea mengaku bingung harus mengadu kemana dan kepada siapa.

“Tadi saya tanya tentang bagaimana Pak Ganjar ketika sudah pensiun jadi gubernur, bagaimana cara kita melaporkan,” kata Lea.

Pasalnya, selama ini Lea sudah memberikan kepercayaan kepada Ganjar untuk menyampaikan semua keluhannya. Lea tidak tahu apakah Gubernur Jateng selanjutnya lebih baik dari Ganjar atau sebaliknya.

“Karena kita sudah punya kepercayaan tersendiri kepada Pak Ganjar. Jadi, saya kurang tahu Gubernur selanjutnya bagaimana, tapi kita sudah memberikan kepercayaan kepada Pak Ganjar. Sudah nyaman,” katanya.

Di samping itu, Lea merasa senang bisa berdialog langsung bersama Ganjar dalam program ‘Gubernur Mengajar’. Terlebih Ganjar adalah sosok idolanya.

“Semoga Gubernur selanjutnya bisa lebih baik dan bisa lebih bagus. Senang sekali, karena akhirnya bisa ketemu dengan panutan. Jadi, rasanya gembira, senang gitu,” katanya.

Sementara itu, Ganjar menjelaskan kepada Lea bahwa meskipun dia purnatugas sebagai Gubernur Jateng, layanan LaporGub masih tersedia. Ganjar menyarankan Lea menggunakan aplikasi tersebut jika ada keluhan dan aduan.

“Jadi, artinya ada satu harapan bahwa layanan publik yang dibaca anak SMA itu penting untuk diketahui, maka saya sampaikan kalau sistemnya jalan kamu boleh melapor lewat aplikasi, namanya LaporGub,” kata Ganjar.

“Itu menginspirasi bahwa aplikasi itu bisa dibikin oleh siapapun, bagaimana kita memudahkan sebuah layanan, termasuk inspirasi mereka untuk menjadi sociopreneur,” sambungnya.

Sebagai informasi, LaporGub merupakan gebrakan yang diinisiasi Ganjar sejak periode pertamanya pada 2013. Saat itu, LaporGub berbasis website dan terus berkembang hingga bisa diakses multi platform. Mulai dari Web, WhatsApp, direct message (DM) di media sosial, serta SMS maupun hotline.

Berdasarkan data Government Resource Management System (GRMS) Jawa Tengah, sejak 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2022 tercatat ada 22.980 aduan masyarakat yang masuk ke kanal LaporGub.

Dari jumlah tersebut, sejumlah 14.983 aduan atau 65,2 persen dapat diselesaikan, 4.927 aduan atau 21,4 persen dalam proses verifikasi, sebanyak 1.895 aduan atau 8,24 persen dalam progres, serta 257 aduan atau 1,11 persen belum dijawab.

Sisanya, 918 aduan atau 3,99 persen aduan masuk dalam kategori tidak layak, dikembalikan, spam, atau bukan wewenang Pemprov Jateng.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Kronologi Ricuh Massa...
Kronologi Ricuh Massa di Mapolda Jateng Pecah Dini Hari Tadi, Pos Polisi Dibakar
Kaesang Solidkan Suara...
Kaesang Solidkan Suara di Jateng usai Banten dan Jabar Dikuasai Calon Lain
Jelang Pemilihan Raya,...
Jelang Pemilihan Raya, Kaesang Bakal Keliling Jateng
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Rekomendasi
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
Alasan Platform Media...
Alasan Platform Media Sosial X Diblokir di Brasil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved