Kader Partai Demokrat Buka Suara: Akhyar Nasution Bukan Sosok yang Hebat
Rabu, 29 Juli 2020 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, ungkap Muhri, menjadi kader partai tidak saja diuji saat tidak menjabat atau dikenal di partai. Tetapi juga saat seorang kader harus menerima keputusan partai.
"Disitulah kita mengakui loyalis atau oportunis. Dan yang ketiga, kesantunan yang ditunjukkan para kader hebat Partai Demokrat Kota Medan dan Sumatera Utara, sehingga pergumulan pendapat yang pro dan kontra jarang tampat di atas permukaan," paparnya. (BACA JUGA: Gegara Kain Sarung dan Sandal Jepit Pencurian Sepeda Motor Terbongkar)
Selain itu, Muhri menilai bahwa sesungguhnya Partai Demokrat harus lebih berhati-hati karena Akhyar rela keluar dari partai sebelumnya demi kontestasi yang sifatnya sesaat dan berjangka waktu pendek.
"Dia baru seumur jagung di partai kami (Partai Demokrat), sedangkan yang sudah membesarkan dirinya pun bisa ditinggalkan," tandasnya.
"Disitulah kita mengakui loyalis atau oportunis. Dan yang ketiga, kesantunan yang ditunjukkan para kader hebat Partai Demokrat Kota Medan dan Sumatera Utara, sehingga pergumulan pendapat yang pro dan kontra jarang tampat di atas permukaan," paparnya. (BACA JUGA: Gegara Kain Sarung dan Sandal Jepit Pencurian Sepeda Motor Terbongkar)
Selain itu, Muhri menilai bahwa sesungguhnya Partai Demokrat harus lebih berhati-hati karena Akhyar rela keluar dari partai sebelumnya demi kontestasi yang sifatnya sesaat dan berjangka waktu pendek.
"Dia baru seumur jagung di partai kami (Partai Demokrat), sedangkan yang sudah membesarkan dirinya pun bisa ditinggalkan," tandasnya.
(vit)
Lihat Juga :