Dokter Blitar Meninggal, Gugus Tugas Tunggu Swab Kemenkes
Rabu, 29 Juli 2020 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Sate Kambing Muda di Batang, Selalu Hadirkan Sensasi Luar Biasa )
Sebagai langkah awal, klinik di Jalan Mawar Kota Blitar ditutup sementara. Semua orang yang pernah berkontak erat, yakni mulai dari keluarga, sopir, pegawai klinik hingga pasien yang berobat terhitung sejak 22 Juli 2020, diperiksa. Semuanya diwajibkan menjalani swab test. "Kami juga melakukan penyemprotan di rumah, tempat praktik dan apotik milik almarhum Sony," terang Hakim.
Sementara itu, rencana awal jenazah almarhum Sony akan dimakamkan di Kota Blitar. Namun atas permintaan keluarga, jenazah dikremasi di Lawang, Kabupaten Malang. "Atas permintaan keluarga jenazah dikremasi di Lawang, Malang," pungkas Hakim.
Tercatat hingga 29 Juli 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Blitar, mencapai 40 kasus. Perinciannya, empat meninggal dunia, 31 sembuh dan lima menjalani isolasi mandiri.
Sedangkan jumlah PDP sebanyak 13 orang, dengan perincian tiga meninggal dunia dan 10 selesai pengawasan. Sementara jumlah ODP sebanyak 222 kasus. Perinciannya, 219 selesai dipantau 14 hari, dua meninggal dunia dan satu dirawat di rumah sakit rujukan.
Sebagai langkah awal, klinik di Jalan Mawar Kota Blitar ditutup sementara. Semua orang yang pernah berkontak erat, yakni mulai dari keluarga, sopir, pegawai klinik hingga pasien yang berobat terhitung sejak 22 Juli 2020, diperiksa. Semuanya diwajibkan menjalani swab test. "Kami juga melakukan penyemprotan di rumah, tempat praktik dan apotik milik almarhum Sony," terang Hakim.
Sementara itu, rencana awal jenazah almarhum Sony akan dimakamkan di Kota Blitar. Namun atas permintaan keluarga, jenazah dikremasi di Lawang, Kabupaten Malang. "Atas permintaan keluarga jenazah dikremasi di Lawang, Malang," pungkas Hakim.
Tercatat hingga 29 Juli 2020, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Blitar, mencapai 40 kasus. Perinciannya, empat meninggal dunia, 31 sembuh dan lima menjalani isolasi mandiri.
Sedangkan jumlah PDP sebanyak 13 orang, dengan perincian tiga meninggal dunia dan 10 selesai pengawasan. Sementara jumlah ODP sebanyak 222 kasus. Perinciannya, 219 selesai dipantau 14 hari, dua meninggal dunia dan satu dirawat di rumah sakit rujukan.
(eyt)
Lihat Juga :