Rekontruksi Pembunuhan dan Mutilasi Mahasiswa UMY, 2 Pelaku Peragakan 49 Adegan
Selasa, 08 Agustus 2023 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Rekonstruksi ini disaksikan jaksa penuntut umum (JPU), penasehat hukum tersangka dan juga tim Psikologis Polda DIY. Mereka menyaksikan dengan seksama setiap adegan yang diperagakan kedua tersangka.
Dua tersangka Waliyun warga Magelang dan Ridwan warga Jakarta tiba di lokasi kejadian dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedua tersangka turun dari mobil tahanan dengan tetap menggunakan sabo atau penutup kepala.
Baca juga: Sadis! Usai R Dibunuh, Korban Mutilasi Sleman Diduga Dimasak dengan Panci Kue
Tak ada teriakan ataupun hujatan menyambut kedatangan para pelaku. Warga hanya sibuk mengabadikan kehadiran dari kedua tersangka tersebut. Mereka penasaran dengan wujud dari tersangka Riduan
Rekonstruksi ini sendiri berjalan cukup lama. Setelah mulai pukul 10.00 WIB, rekonstruksi baru selesai pukul 12.30 WIB setelah sempat istirahat sebentar menunggu adzan dhuhur selesai dikumandangkan.
Adegan demi adegan diungkapkan oleh penyidik melalui megaphone. Reka ulang pembunuhan dan mutilasi ini sendiri sebagian besar dilaksanakan di dalam kamar Waliyun. Sehingga tidak terlihat jelas reka adegan seperti apa.
Bahkan banyak adegan yang tidak dibacakan secara lantang oleh penyidik. Kemungkinan adegan-adegan yang tidak diungkapkan secara lantang adalah adegan sadis yang dilakukan oleh kedua pelaku.
Dua tersangka Waliyun warga Magelang dan Ridwan warga Jakarta tiba di lokasi kejadian dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedua tersangka turun dari mobil tahanan dengan tetap menggunakan sabo atau penutup kepala.
Baca juga: Sadis! Usai R Dibunuh, Korban Mutilasi Sleman Diduga Dimasak dengan Panci Kue
Tak ada teriakan ataupun hujatan menyambut kedatangan para pelaku. Warga hanya sibuk mengabadikan kehadiran dari kedua tersangka tersebut. Mereka penasaran dengan wujud dari tersangka Riduan
Rekonstruksi ini sendiri berjalan cukup lama. Setelah mulai pukul 10.00 WIB, rekonstruksi baru selesai pukul 12.30 WIB setelah sempat istirahat sebentar menunggu adzan dhuhur selesai dikumandangkan.
Adegan demi adegan diungkapkan oleh penyidik melalui megaphone. Reka ulang pembunuhan dan mutilasi ini sendiri sebagian besar dilaksanakan di dalam kamar Waliyun. Sehingga tidak terlihat jelas reka adegan seperti apa.
Bahkan banyak adegan yang tidak dibacakan secara lantang oleh penyidik. Kemungkinan adegan-adegan yang tidak diungkapkan secara lantang adalah adegan sadis yang dilakukan oleh kedua pelaku.
Lihat Juga :