Selama Pandemi COVID-19, 1,3 Juta Pekerja Informal Kehilangan Pekerjaan
Rabu, 29 Juli 2020 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Arifin berharap, bantuan Kadin Peduli kepada pekerja dan buruh informal akan memberi suntikan semangat. Karena secara ekonomi mereka sangat perlu dibantu. (BACA JUGA:
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, pandemi lalu menyebabkan banyaknya pekerja UMKM yang kehilangan pekerjaannya. Hal itu disebabkan operasional usaha yang terhenti, sehingga pekerja dirumahkan.
"Pekerja yang terdampak COVID ini kan berisiko atas kondisi pangan. Sehingga kami membuat program Kadin Peduli, memberikan bantuan paket sembako. Targetnya adalah pekerja dan buruh UMKM dan masyarakat lainnya," kata Tatan.
Dia menuturkan, bantuan dari provinsi sudah cukup banyak. Tetapi bisa jadi ada pekerja UMKM atau informal yang belum dapat. Kadin melalui pengurus di 27 kabupaten/kota, akan menginventarisasi agar mereka yang luput dari uluran tangan pemerintah, mendapatkan bantuan.
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, pandemi lalu menyebabkan banyaknya pekerja UMKM yang kehilangan pekerjaannya. Hal itu disebabkan operasional usaha yang terhenti, sehingga pekerja dirumahkan.
"Pekerja yang terdampak COVID ini kan berisiko atas kondisi pangan. Sehingga kami membuat program Kadin Peduli, memberikan bantuan paket sembako. Targetnya adalah pekerja dan buruh UMKM dan masyarakat lainnya," kata Tatan.
Dia menuturkan, bantuan dari provinsi sudah cukup banyak. Tetapi bisa jadi ada pekerja UMKM atau informal yang belum dapat. Kadin melalui pengurus di 27 kabupaten/kota, akan menginventarisasi agar mereka yang luput dari uluran tangan pemerintah, mendapatkan bantuan.
(awd)
Lihat Juga :