RDP, Dewan Minta Proyek Jalan di Sinjai Diawasi Ketat

Selasa, 28 Juli 2020 - 18:49 WIB
loading...
RDP, Dewan Minta Proyek...
Suasana rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Sinjai terkait proyek jalan yang dikerja asal jadi. Foto: Sindonews/Irman Bagoseng
A A A
SINJAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai , meminta kepada pemerintah untuk memblacklist rekanan yang dianggap berkinerja buruk dalam mengerjakan proyek.

Hal ini disampaikan anggota dewan saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan Dinas PUPR Sinjai terkait dengan aspirasi warga dan mahasiswa beberapa proyek jalan aspal hotmix yang dinilai asal jadi.

Baca Juga: Disoroti, Proyek Jalan di Sinjai Diminta Tidak Asal Jadi

RDP yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sinjai itu, dihadiri Kepala Dinas PUPR Sinjai dan Konsultan Pengawas, dan PPK, Selasa, (28/07/2020).

Anggota Komisi III yang membidangi Infrastruktur dan pembangunan di Kabupaten Sinjai, dalam RDP tersebut nampak mengeluarkan urat leher saat RDP. Menurutnya, PUPR seakan takut memutus kerja dengan rekanan.

Zulkifli Zulfikar, Anggota Komisi III dari Partai PPP, dalam rapat tersebut meminta kepada Kadis PUPR untuk memblacklist perusahaan yang nakal yang pekerjaan secara asal-asalan atau hanya mengejar keuntungan semata.

"Jika pihak rekanan pekerja proyek tidak mengikuti prosedur agar sekiranya pihak PUPR tidak lagi diikutkan dalam lelang berikutnya dan jika tidak melakukan perbaikan harus diputus kerja samanya. Pengerjaan jalan ini bersumber dari dana pinjaman, jadi jangan dikerja asal-asalan," ujarnya.

Sementara, A Jusman, dari komisi yang sama menuturkan, pihaknya mengaku sudah turun langsung ke lapangan meninjau pekerjaan hotmix di beberapa titik yang terbagi di 8 Kecamatan.

Ia mengatakan, menemukan banyak pekerjaan yang dikerja seadanya tidak sesuai Bestek. Bahkan beberapa pekerjaan sudah ada yang retak.

"Kami sudah turun ke lapangan, dan beberapa pekerjaan minor kami temukan di beberapa titik, kami minta pihak konsultan betul betul bekerja sesuai fungsinya," jelasnya.

"Ini kalau kita lihat kenapa bisa seperti ini karena kurangnya pengawasan, baik dari konsultan pengawas dan PPK sehingga pekerjaan ini menjadi tidak sesuai bestek, seharusnya mereka ini bersikeras dan profesional," katanya.

Pada peninjauan katanya, dirinya langsung di lapangan saat akan diadakan pengaspalan.

"Kami tidak menemukan konsultan pengawas di tempat untuk mengawasi pekerjaan," tambahnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Sinjai Anggap Penggunaan Islamic Centre Dipaksakan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua DPRD Sinjai Santai...
Ketua DPRD Sinjai Santai Tanggapi Ancaman Legislator PBB
Legislator PBB Ancam...
Legislator PBB Ancam Laporkan Ketua DPRD Sinjai Gegara Urusan PAW
Ketua DPRD Serahkan...
Ketua DPRD Serahkan Surat Pemberhentian Legislator PBB ke Bupati Sinjai
Rekomendasi
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved