Panik! Puluhan Siswa Peserta MPLS SMK Negeri 1 Purwasari Karawang Tiba-tiba Kesurupan
Sabtu, 22 Juli 2023 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
Camat Purwasari, Muhana membenarkan kejadian kesurupan massal yang dialami siswa baru SMK Negeri 1 Purwasari tersebut. "Ada 25 siswa yang mengalami kesurupan saat kegiatan MPLS di halaman sekolah, katanya, Sabtu (22/7/23).
Menurut Muhana, guru dan panitia MPLS sudah berupaya menolong siswanya yang kesurupan. Namun karena jumlahnya terus bertambah, sehingga mereka kewalahan. Akhirnya panitia berinisiatif memanggil ustaz di dekat sekolah.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Lamongan saat Polisi Bubarkan Konvoi Pendekar, Begini Penampakannya
Saat ustaz datang, dan menangani siswa yang kesurupan situasi sempat menegangkan, karena siswa tersebut mengamuk. "Tapi, secara bertahap para siswa sudah bisa disembuhkan dari kesurupan. Pihak sekolah langsung memulangkan mereka ke rumah masing- masing," kata Muhana.
Lebih lanjut Muhana mengatakan, setelah kejadian kesurupan tersebut, kegiatan MPLS tetap dilanjutkan namun dibatasi agar kegiatan tidak berisik. "MPLS berlanjut namun tidak berisik seperti sebelumnya. Mungkin ini berdasarkan permintaan ustaz yang membantu menangani kesurupan massal tersebut," pungkasnya.
Menurut Muhana, guru dan panitia MPLS sudah berupaya menolong siswanya yang kesurupan. Namun karena jumlahnya terus bertambah, sehingga mereka kewalahan. Akhirnya panitia berinisiatif memanggil ustaz di dekat sekolah.
Baca juga: Mencekam! Bentrok Pecah di Lamongan saat Polisi Bubarkan Konvoi Pendekar, Begini Penampakannya
Saat ustaz datang, dan menangani siswa yang kesurupan situasi sempat menegangkan, karena siswa tersebut mengamuk. "Tapi, secara bertahap para siswa sudah bisa disembuhkan dari kesurupan. Pihak sekolah langsung memulangkan mereka ke rumah masing- masing," kata Muhana.
Lebih lanjut Muhana mengatakan, setelah kejadian kesurupan tersebut, kegiatan MPLS tetap dilanjutkan namun dibatasi agar kegiatan tidak berisik. "MPLS berlanjut namun tidak berisik seperti sebelumnya. Mungkin ini berdasarkan permintaan ustaz yang membantu menangani kesurupan massal tersebut," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :